Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Begini Cerita Bekas Bupati Tana Toraja Bangun Patung Kristus di Buntu Burake

Pembangunan patung Kristus tertinggi di dunia itu biayanya murni bersumber dari APBD Tana Toraja.

Penulis: Yultin Rante | Editor: Mahyuddin
yultin/tribuntoraja.com
Bupati Tana Toraja periode 2010-2015, Theofilus Allorerung. 

Laporan Wartawan TribunTorajacom, Yultin Rante.

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sediktinya tiga destinasi wisata dikonsep dan dibangun di era Bupati Tana Toraja periode 2010-2015, Theofilus Allorerung.

Satu diantaranya adalah wisata Patung Kristus di Buntu Burake, Kecamatan Makale.

"Toraja diberikan potensi yang lengkap oleh Tuhan, mulai dari sumber daya manusia kreatif, beragam budaya dan transdental, alam serta iklim yang bagus, hingga saya putuskan untuk memanfaatkan berkat dari Tuhan ini," kata Theofilus Allorerung, kepada TribunToraja.com, ditemui di rumah pribadinya, Kecamatan Makale, Minggu (3/9/2017).

Theofilus Allorerung menjelaskan, konsep cultur tourism atau pariwisata budaya dilakukan dengan jasa.

Baca: Objek Wisata Religi Makale Toraja Senilai Rp 40 Miliar, Tempat Sampah Hanya Karung

Pembangunan patung Kristus tertinggi di dunia itu biayanya murni bersumber dari APBD Tana Toraja.

Kawasan wisata yang dibangun sejak tahun 2012 itu dikerjakan oleh seniman asal Bantul, Yogyakarta yaitu Hardo Wardoyo Suarto, dibawa dari Yogyakarta dalam bentuk lempengan lalu disusun di Buntu Burake, hingga kokoh berdiri setinggi 40 meter.

Objek wisata itu mempunyai 500 anak tangga.

"Satu yang menjadi kendala bagi pariwisata Toraja yakni akses," ucap Theofilus.

Suami Ketua Fraksi Golkar DPRD Tana Toraja itu meminta agar Bupati Tana Toraja saat ini Nicodemus Biringkanae tetap memperhatikan pembangunan dan desain Patung Kristus dari Kementrian PUPR itu.

Baca: Objek wisata Patung Yesus Diresmikan Presiden Akhir Tahun Ini

"Terlalu kasihan juga uang rakyat miliaran rupiah harus terbuang percuma dalam anggaran rancangan Patung Kristus, jangan kita setengah-setengah, fokus, karena jika tidak fokus, orang bisa berpendapat," ucap Theofilus.

Objek wisata religi itu akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo akhir tahun 2017.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved