Hingga Juli 2017, Aset Perbankan Sulsel Rp 129,57 Triliun

Aset perbankan Sulsel posisi Juli 2017 tumbuh 5,49 persen year to year (yoy) atau 2,87 persen year to date (ytd) menjadi Rp 129,57 triliun.

Hingga Juli 2017, Aset Perbankan Sulsel Rp 129,57 Triliun
Fadhly/Tribun Timur
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulampua menggelar jurnalist update di kantornya Jl Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (31/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Aset perbankan Sulsel posisi Juli 2017 tumbuh 5,49 persen year to year (yoy) atau 2,87 persen year to date (ytd) menjadi Rp 129,57 triliun.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit 6,75 persen yoy atau 3,56 persen ytd menjadi Rp 107,59 triliujn

Kepala Kantor Regional (KR) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulampua, Bambang Kiswono menuturkan pada jurnalist update di kantornya Jl Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (31/8/2017) menuturkan, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh pertumbuhan Kredit Konsumsi 10 persen yoy atau 5,30 persen ytd dengan share terbesar 42,79 persen. Serta pertumbuhan Kredit Modal Kerja 9,09 persen yoy atau 4,57 persen ytd dengan share 38,83 persen.

"Sedangkan Kredit invetsasi yang memiliki sharenterkecil mengalami pertumbuhan negatif -4,18 persen yoy atau -2,21% ytd," katanya.

Secara sektoral, sektor bukan lapangan usaha (konsumsi) yang memiliki share terbesar 42,79 persen mencatat pertumbuhan kredit 10,00 persen yoy atau 5,26 persen ytd.

Adapun sektor ekonomi lainnya yang mencatat pertumbuhan tertinggi yaitu sektor jasa kesehatan 43,75 persen, sektor administrasi pemerintahan 30,58 persen, dan sektor real estate 26,80 persen. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved