Ingin Ketahui Survei Kepuasan Wajib Pajak, Ini yang Dilakukan Samsat Makassar II

Survei ini digelar untuk menilai kualitas pelayanan petugas di Samsat Makassar II. Wajib pajak cukup menjawab pertanyaan touch screen

Ingin Ketahui Survei Kepuasan Wajib Pajak, Ini yang Dilakukan Samsat Makassar II
handover
Wajib pajak saat mengikuti survei kepuasan pelanggan yang diterapkan di Samsat Makassar II yang terletak di Jl Pajjaiyyang, Sudiang, Makassar, Jumat (25/8/2017). Survie ini merupakan inovasi yang pertama 

Laporan Wartawan Tribun Timur: Saldi Irawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar II Bapenda Sulsel, H Reza Faizal Saleh MSi melakukan survei untuk mengetahui tingkat kepuasan wajib pajak di Kota Makassar.

Dalam rilis Humas Bapenda Sulsel ke tribun-timur.com, Jumat (25/8/2017), survei kepuasan tersebut dilakukan dengan cara melalui layar sentuh yang dijawab pelanggan usai membayar pajak kendaraan.

Baca: Kepala Bapenda Sulsel Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong

Baca: Samsat Makassar: Kendaraan Plat B Wajib Lakukan Ini

Reza, mengatakan, survei ini digelar untuk menilai kualitas pelayanan petugas di Samsat Makassar II di mata wajib pajak. Wajib pajak cukup menjawab pertanyaan melalui layar sentuh yang tidak menyita waktu banyak.

Ribuan warga Sulsel memadati Kantor Samsat Makassar di Jl Mappanyuki Makassar, Kamis (5/1/2016). keramaian ini disebabkan rencana pemerintah   menerapkan kenaikan pajak bagi kendaraan roda dua dan empat yang diatur dalam PP Nomor 60 tahun 2016 yang akan berlaku tanggal 6 januari besok. tribun timur/muhammad abdiwan
Warga Sulsel memadati Kantor Samsat Makassar di Jl Mappanyuki Makassar, Kamis (5/1/2016). (tribun timur/muhammad abdiwan)

“Survei ini akan memberikan gambaran kepada kami untuk mengetahui sejauh mana pelayanan yang diberikan petugas Samsat Makassar II kepada wajib pajak,” kata mantan Kepala UPT Pangkep ini.

Reza menambahkan, survei ini merupakan inovasi yang pertama diterapkan di Sulsel oleh Samsat Makassar II yang terletak di Jl Pajjaiyyang, Sudiang, Makassar ini.

Baca: Wow, Belum Sebulan Beroperasi Kedai Mini Samsat Makassar Hasilkan Rp 700 juta

Baca: Bapenda Sulsel Cari Masukan Soal Retribusi Jasa Umum, Ini Tujuannya

Inovasi Pelayanan

Menurutnya, metode menjawab pertanyaan dari layar touch screen usai membayar pajak kendaraan di kasir akan menggantikan peran kotak saran yang selama ini kurang dimanfaatkan oleh wajib pajak karena tidak efisien dan praktis.

“Survei ini mulai kami terapkan pada Rabu (23/8/2017) lalu dan akan terus kami lakukan hingga waktu yang tidak kami tentukan,” tambah Reza.

Mobil Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) keliling  di depan Masjid Al Markas Al Islami, Jl Sunu, Makassar, Rabu (8/2/2017). Beberapa warga turut mengantre mengurus administrasi kendaraannya.
Mobil Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) keliling di depan Masjid Al Markas Al Islami, Jl Sunu, Makassar, Rabu (8/2/2017). Beberapa warga turut mengantre mengurus administrasi kendaraannya. (TRIBUN TIMUR/AMIRUDDIN)

“Hasil penilaian tingkat kepuasan masyarakat selanjutnya akan kami sampaikan setiap bulan kepada instansi terkait yang menjadi bagian dari Samsat Makassar II yaitu kepolisian, Badan Pendapatan Daerah Sulsel, Jasa Raharja Sulsel, dan Bank Sulselbar,” jelasnya

Hal ini akan menjadi bahan evaluasi kepada seluruh petugas di Samsat Makassar II agar selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, tutupnya. (*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Arif Fuddin Usman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved