Telkomsel Tantang Sineas Buat Film Pendek

Dua pemenang video terbaik dari kompetisi domestik akan dikirim sebagai perwakilan Indonesia ke Singapura

Telkomsel Tantang Sineas Buat Film Pendek
tribun timur/muhammad abdiwan
Sutradara film, Lucky Kuswandi (kiri) dan Artis, Cut Mini (kanan) menjadi pembicara pada kegiatan sosialisasi kompetisi The 5-Min Video Challenge di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (24/8). Kompetisi tersebut merupakan hasil kolaborasi operator seluler Telkomsel dari Indonesia , Singtel dari Singapura, Optus dari Australia, AIS dari Thailand, Airtel dari India dan Afrika, dan Globe dari Filipina yang mengajak seluruh kalangan pembuat film untuk memproduksi video berdurasi 5 menit bertemakan 'Connecting Lives' yang dapat menggugah perhatian masyarakat luas. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-PT Telkomsel menantang sineas Indonesia untuk memproduksi video pendek berkualitas internasional pada kompetisi The 5-Min Video Challenge.

Dua pemenang video terbaik dari kompetisi domestik akan dikirim sebagai perwakilan Indonesia ke Singapura untuk diadu dengan para pemenang dari negara lainnya dalam kompetisi regional.

Manager Corporate and Broadband, Andrew Samuel Tirta Mamahit yang ditemui pada Workshop The 5-Min Video Challenge di Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (24/8/2017) menuturkan, kompetisi video regional yang mulai diadakan pada 2016 tersebut merupakan hasil kolaborasi dari operator seluler yang tergabung dalam Singtel Group.

"Yakni Singtel Singapura, Optus Australia, AIS Thailand, Airtel India dan Afrika, Globe Filipina, dan Telkomsel Indonesia. Kompetisi ini terbuka untuk seluruh sineas baik berpengalaman maupun pemula," ujarnya.

Workshop The 5-Min Video Challenge di Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (24/8/2017)
Workshop The 5-Min Video Challenge di Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (24/8/2017) (MUH ABDIWAN)

Temanya Connecting Lives. Video berdurasi 5 menit, kemudia diupload di situs the5minvideo. Dewan juri penilai yakni Lucky Kuswandi dan Joko Anwar, yang merupakan sutradara kawakan Indonesia.

Pada kompetisi domestik, juri akan memilih 10 kandidat video terbaik. Dari itu, dipilih lima video favorit berdasarkan voting dan berhak mendapatkan Rp 50 juta, serta dua video terbaik pilihan dewan juri yang masing-masing mendapatkan uang tunai Rp 150 juta dan Rp 75 juta.

"Kedua tim finalis akan mewakili Indonesia untuk berhadapan dengan pemenang-pemenang dari negara lain di final kompetisi regional di Singapura," katanya.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved