CITIZEN REPORTER

Deng Ical Hadiri Peringatan Hari UMKM Bersama Komunitas di Makassar

Kegiatan dikemas dalam acara Entrepreneur Club dengan tema “UMKM Kuat, Bangsa Berdaulat” di gedung PLUT KUMKM Sulsel

Deng Ical Hadiri Peringatan Hari UMKM Bersama Komunitas di Makassar
CITIZEN REPORTER
UMKM memperingati hari nasional UMKM. Kegiatan dikemas dalam acara Entrepreneur Club dengan tema “UMKM Kuat, Bangsa Berdaulat” di gedung PLUT KUMKM Sulsel, Sabtu (12/8/2017). 

Citizen reporter, Bahrul ulum Ilham Konsultan PLUT KUMKM Sulsel Melaporkan dari Makasar

TRIBUN-TIMUR.COM -Penggiat dan komunitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memperingati hari nasional UMKM 12 Agustus 2017.

Kegiatan dikemas dalam acara Entrepreneur Club dengan tema “UMKM Kuat, Bangsa Berdaulat” di gedung PLUT KUMKM Sulsel, Sabtu (12/8/2017).

Kegiatan ini menghadirkan puluhan penggiat UMKM dari unsur pelaku, pendamping dan konsultan UMKM, juga beberapa komunitas UMKM di Makassar, antara lain Formasi, Makassarpreneur, Mutiara Timur, Smart Entrepreneur, Pinbuk Sulsel, Akumandiri Sulsel, Komunitas Bintang Muda, KAMI Makassar dll.

Kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow, menghadirkan Wakil walikota Makassar, Dr Syamsu Rizal MSi, Arum Diwiyanti dari Perwakilan BI Sulsel, Ibu Idha selaku Ketua Asosiasi UKM Mutiara Timur,Om Jhody sebagai praktisi branding dan Ospinachi sebagai perwakilan UMKM.

Wakil wali kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, UMKM berkontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan dan mengatasi kesenjangan.

"Ada 98,78 entitas bisnis mikro,yang kecil itu 1 persen, yang menengah itu tidak sampai 1 persen dan yang besar itu 00,9 persen. Artinya kontribusi UMKM itu betul-betul sangat luar biasa untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ketua Formasi (Forum komunikasi UMKM Sulawesi), Bahrul ulum mengatakan, peringatan hari UMKM dideklarasikan di Yogyakarta pada Kongres Nasional UMKM tanggal 25-26 Juni 2016.

Deklarasi hari UMKM melengkapi hari peringatan untuk gerakan Koperasi pada 12 Juli dan UMKM pada 12 Agustus, sebagai sarana untuk merawat dan membesarkan semangat ekonomi kerakyatan.

Hari UMKM mengambil momentum kelahiran Bapak Bangsa Dr. Drs. H. Mohammad Hatta sebagai pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wapres pertama RI sebagai peletak dasar ekonomi Kerakyatan, dilahirkan pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi.

“Peringatan hari UMKM dimaksudkan agar lebih membangun eksistensi dan kinerja UMKM, yang akan menjadi focal event atau focal point berbagai kegiatan pengembangan UMKM. Hari UMKM adalah HARI KERJA, hari peringatan meneguhkan semangat kerja kewirausahaan, semangat kerja membangun ekonomi kerakyatan dan membangun kebanggaan dan rasa percaya diri UMKM,’ urai Bahrul yang juga salah satu konsultan bisnis di PLUT KUMKM Sulsel. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved