1 dari 6 Warga Toraja Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ini

Pemeriksaan saksi dilakukan di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tana Toraja, di Kecamatan Makale,

1 dari 6 Warga Toraja Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ini
yultin/tribuntoraja.com
Demonstrasi masyarakat Toraja di Jakarta, 25 November 2016 lalu, bersoal. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Tim Penyidik dari Unit Keamanan Negara (Unit 3) Polda Metro Jaya hanya memeriksa lima saksi dari enam saksi yang dikeluarkan surat panggilannya sebagai saksi terlapor.

Kelima saksi ini dimintai keterangannya terkait kasus pencemaran nama baik Djuli Mambaya yang dilaporkan Djuly ke Polda Metro Jaya tahun lalu.

Pemeriksaan saksi dilakukan di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tana Toraja, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Jumat (11/8/2017) siang.

Dari keterangan yang dihimpun TribunToraja.Com dari Penyidik Polda Metro Jaya, satu saksi berhalangan hadir.

Kelima saksi ini berinisial AA, AD, TE, UM, MA, sementara yang mangkir dari panggilan Unit III Keamanan Negara Polda Metro Kaya inisial AO.

Personel Polda Metro Jaya ini ke Tana Toraja untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat langsung aksi unjuk rasa (unras) di Jakarta pada tanggal 25 November 2016.

Diduga, para saksi yang ikut unjuk rasa ini telah melakukan fitnah dan mencemarkan nama baik Djuli Mambaya yang saat ini menjabat Kadis PU Papua.

Penulis: Yultin Rante
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved