VIDEO: Begini Kondisi 6 Warga Tana Toraja yang Sudah 20 Tahun Lumpuh
Dari enam penderita lumpuh ini, tiga diantaranya berasal dari satu keluarga, dan satu penderita di tetangganya yang beralamat
Penulis: Yultin Rante | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM, MASANDA - Enam warga Desa Paku, Kecamatan Masanda, Tana Toraja, mengalami kelumpuhan selama 20 tahun.
"Benar ada enam jiwa dari empat kepala keluarga yang lumpuh selama 20 tahun, dan kami sudah laporkan berulang kali ke camat dan Pemkab Tana Toraja namun belum mendapat respon," kata Kepala Desa Paku, Markus Linting Paretta, kepada TribunToraja.Com, dikediaman warga yang lumpuh ini, Jumat (4/8/2017) malam.
Keenam warga yang menderita lumpuh ini belum mendapatkan pelayanan kesehatan.
Markus mengakui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Tana Torajasudah mengetahui tentang persoalan warganya ini.
"Mereka sudah masuk program keluarga harapan, tetapi tiba-tiba dikeluarkan, dan anehnya lagi petugas kesehatan di Puskesmas Masanda tahu, namun tidak melakukan tindakan," ujar Markus Linting Paretta.
Dari enam penderita lumpuh ini, tiga diantaranya berasal dari satu keluarga, dan satu penderita di tetangganya yang beralamat di Dusun Ratteadang.
Sementara dua penderita lainnya, berada di Dusun Puncak dan Dusun Alla’.
"Sebagian besar penderita memang lumpuh sejak lahir, hanya satu diantara enam penderita lumpuh ini yang sempat berjalan tapi memang tidak normal hingga akhirnya lumpuh total,"ungkap Markus.
Kecamatan Masanda merupakan daerah bagian barat dari ibu kota Tana Toraja, Makale, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
"Saya sebagai orang baru menjadi Kepala Desa ini kaget juga kenapa bisa selama ini tidak ada penanganan", tambah Markus.