Diperiksa 13 Jam, Bupati Nonaktif Barru Idris Syukur Dicecar 43 Pertanyaan Penyidik

Idris Syukur enggan meladeni pertanyaan wartawan dan langsung meninggalkan lokasi tanpa sepatah kata pun.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Usai Ladeni 43 Pertanyaan Penyidik Selama 13 Jam Bupati Nonaktif Barru, Andi Idris Syukur, dikawal ketat pihak Kepolisian dan sejumlah ajudannya.

Ia hanya berjalan terdiam menuju kendaraan Honda CR-V DD 41 S miliknya yang terparkir di halaman Mapolsek Panakukang.

Idris Syukur enggan meladeni pertanyaan wartawan dan langsung meninggalkan lokasi tanpa sepatah kata pun.

Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur (gunakan peci) berjalan keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolsek Panakukang, Makassar, Senin (31/7). Idris Syukur diperiksa terkait dugaan korupsi Patung Colliq Pujie. Pemeriksaan tersebut tetap berada di bawah kewenangan Polres Barru. Sehingga yang hadir melakukan pemeriksaan yakni penyidik dari Polres Barru. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur (gunakan peci) berjalan keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolsek Panakukang, Makassar, Senin (31/7). Idris Syukur diperiksa terkait dugaan korupsi Patung Colliq Pujie. Pemeriksaan tersebut tetap berada di bawah kewenangan Polres Barru. Sehingga yang hadir melakukan pemeriksaan yakni penyidik dari Polres Barru. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)
Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur (gunakan peci) berjalan keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolsek Panakukang, Makassar, Senin (31/7/2017). Idris Syukur diperiksa terkait dugaan korupsi Patung Colliq Pujie. Pemeriksaan tersebut tetap berada di bawah kewenangan Polres Barru. Sehingga yang hadir melakukan pemeriksaan yakni penyidik dari Polres Barru. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur (gunakan peci) berjalan keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolsek Panakukang, Makassar, Senin (31/7/2017). Idris Syukur diperiksa terkait dugaan korupsi Patung Colliq Pujie. Pemeriksaan tersebut tetap berada di bawah kewenangan Polres Barru. Sehingga yang hadir melakukan pemeriksaan yakni penyidik dari Polres Barru. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Berdasarkan hitungan waktu pemeriksaan, ia keluar dari ruang pemeriksaan sekitar Pukul 21.15 Wita atau 15 menit setelah Kapolres Barru, AKBP Burhaman, keluar dan memberikan keterangan kepada jurnalis.

Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur, diperiksa selama 13 jam terkait dugaan kasus korupsi proyek patung Colliq Pujie, Senin (31/7/2017).

Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur (gunakan peci) berjalan keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolsek Panakukang, Makassar, Senin (31/7/2017). Idris Syukur diperiksa terkait dugaan korupsi Patung Colliq Pujie. Pemeriksaan tersebut tetap berada di bawah kewenangan Polres Barru. Sehingga yang hadir melakukan pemeriksaan yakni penyidik dari Polres Barru. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Bupati Nonaktif Kabupaten Barru, Andi Idris Syukur (gunakan peci) berjalan keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolsek Panakukang, Makassar, Senin (31/7/2017). Idris Syukur diperiksa terkait dugaan korupsi Patung Colliq Pujie. Pemeriksaan tersebut tetap berada di bawah kewenangan Polres Barru. Sehingga yang hadir melakukan pemeriksaan yakni penyidik dari Polres Barru. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Pemeriksaan ini berlangsung di Mapolsek Panakukang sejak Pukul 08.00 Wita hingga Pukul 21.00 Wita.

Ia diperiksa secara tertutup di ruang Kepala Unit Reskrim dengan penjagaan ketat dari Personil Polres Barru.

Sementara itu di dalam ruangan yang berukuran sekitar 3×3 meter itu, Idris Syukur meladeni 43 pertanyaan dari dua orang penyidik Polres Barru.

Dalam rentan waktu pemeriksaan selama 13 jam itu, ia hanya sekali keluar ruangan.

Halaman
12
Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved