Liga 1 Indonesia

Opsi Barter Pemain Mencuat, CEO PSM Menolak

nformasi diperoleh, pesaing dekat PSM, Bali United dikabarkan ingin menggunakan jasa Rizky Pellu

Opsi Barter Pemain Mencuat, CEO PSM Menolak
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Tim PSM Makassar saat melawan Madura United SAbtu (12/11/2016) di Stadion Mattoanging, Makassar. Terdiri dari Syaiful, Hendra Wijaya, Kwon Jun, Ardan Aras, Muhammad Wasyiat, Syamsul C, Rizky Pellu (c), Willem Jan Pluim, M.Rahmat, Ridwan Tawainella, Titus Bonai 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Putaran pertama Liga 1 telah berakhir. Jendela transfer window telah terbuka dan setiap tim termasuk PSM Makassar tengah berburu pemain untuk memperkuat pondasi di putaran kedua.

Lego pemain sudah biasa, namun muncul opsi barter pemain. Informasi diperoleh, pesaing dekat PSM, Bali United dikabarkan ingin menggunakan jasa Rizky Pellu yang belakangan kerap dibangku cadangkan Robert Rene Alberts.

Baca: 8 Fakta Kegagalan PSM Juara Paruh Musim

Opsi barter dengan bek Abdul Rahman mengemuka. BU kabarnya siap memulangkan pemain jangkung asal Kabupaten Sidrap itu jika manajemen PSM mau diajak barter.

Namun CEO PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin dengan tegas menolak opsi itu.

"Kalau dilego dan kita negosiasi oke. Tapi jika mau barter maaf saja itu tidak akan terjadi," ujar Munafri, Minggu (30/7/2017).

Menurutnya pasti ada pertimbangan terkait teknis sehingga manajemen dan tim pelatih Bali United memilih untuk barter Pellu dengan Abdul Rahman.(*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved