DIskusi Medsos vs Al Kitab; GPIB Bukit Zaitun Hadirkan Pendeta dan Komisaris Polisi
Acara yang digagas PKB Rayon XII GPIB Bukit Zaitun ini, dihadiri sekitar 120-an jamaah dari 13 Rayon yang ada di Makassar.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Thamzil Thahir
MAKASSAR, TRIBUN -- "Kaum bapak ingat, kalau dekat ibu jangan jadi generasi tunduk, hanya lihat ponsel terus, begitu juga kaum ibu, kalau sama Bapak, jangan tunduk dan sibuk sama hpnya saja," kata Pendeta Jimmy Tawaluyan, dari Badan Kerja Sama Gereja-gereja (BKSG) Makassar, di Aula GPIB Bukit Zaitun, Jl Cenderawasih 420, Kecamatan Mamajang, selatan Kota Makassar, Jumat (28/7/2017) malam lalu.
Jimmy Tawaluyan berbicara dalam dialog dan pembawaan materi yang dia beri tema Media Sosial dan Al Kitab itu.
"Alkitab tidak secara gambang dan detail menulis tentang medsos karena memang medsos belum ada pada saat Alkitab ditulis. Tapi Alkitab memberikan guideline secara umum mengenai hal ini," katanya.
Mengutip Firman Tuhan dalam Al Kitab (Gal 5:13); Pendeta Jimmy Tawaluyan menegaskan, "Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
Jangan pakai medsos untuk berbuat dosa."
Baca: Kapolda Sulsel Imbau Warga Palopo Bijak Menggunakan Media Sosial
Dia lalu memberi contoh medsos laiknya pisau belati; "Sama seperti pisau dapur; jika dipegang sama pencuri maka itu menjadi alat kejahatan, tapi jika dipegang sama ibu rumah tangga itu menjadi perlengkapan dapur-untuk kebaikan. Jika ditangan anak kecil bisa mencelakakan diri sendiri."
Pendeta Jimmy menjadi salah seorang pembicara dalam Diskusi Bertema Quo Vadis Media Sosial vs Al Kitab di sela-sela Ibadah Gabungan Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Bapak (PKB) GPIB Bukit Zaitun.
Acara yang digagas PKB Rayon XII GPIB Bukit Zaitun ini, dihadiri sekitar 120-an jamaah dari 13 Rayon yang ada di Makassar.
Selain Pendeta Jimmy, juga hadir sebagai pembicara Wakil Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polrestabes Makassar Komisaris Polisi (Kompol) Octavianus, Pendeta Bendjamin Louhenapessy STH (KMJ GPIB Makassar), dan Wakil Ketua III GPIB Bukit Zaitun Edward P.
"Terimakasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Pak Anggiat Sinaga, yang menjadi fasilitator acara diskusi kita malam ini," kata Edward, saat memberi sambutan penutup acara.
Anggiat yang juga GM Clarion Group ini adalah anggota Pelkat PKB Rayon XII GPIB Bukit Zaitun.
Sedangkan untuk kaum ibu, ada juga ibadah Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Perempuan (PKP) GPIB Bukit Zaitun.
Diskusi dengan tema-tema sosial dengan menghadirkan pembicara dan penanggap dari pihak luar gereja, akan menjadi salah satu agenda dwimingguan persekutuan gereja Kristen yang terletak di selatan kota ini.