Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

None Kirim Konsep Belajar Lima Hari ke Kemendikbud

None mengatakan konsep belajar lima hari cukup untuk sistem belajar di Indonesia.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo berbincang dengan siswa saat mengunjungi SMAN 1 Makassar di Jl Gunung Bawakaraeng, Makassar, Sulsel, Senin (17/7/2017). Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung aktivitas hari pertama sekolah tahun ajaran baru 2017/2018. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Irman Yasin Limpo, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel, mengirimkan konsep belajar lima hari ke Kementerian pendidikan dan kebudayaan RI.

"Saya kirimkan konsep lima hari dan sekolah-sekolah hanya belajar hingga pukul 14.00," kata None, sapaan mantan Kepala Badan Diklat Pemprov Sulsel ini, Kamis (27/7/2017).

None mengatakan konsep belajar lima hari cukup untuk sistem belajar di Indonesia.

"Cukup, jadi untuk apa kita belajar enam hari kalau bisa lima hari," katanya.

Ia mengatakan waktu negara Finlandia lebih sedikit ketimbang Indonesia.

"Negara Finlandia menjadi negara dengan kualitas pendidikan terbaik di Indonesia, seandainya waktu panjang belajar itu jadi ukuran utama maka Negara pasti lebih baik," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved