Cekcok di Restoran Cepat Saji, Fitria Laporkan Suami ke Polsek Panakkukang

"Saya dijambak suami saya setelah makan disana, dia marah-marah tidak tahu kenapa," ujar Fitria

Cekcok di Restoran Cepat Saji, Fitria Laporkan Suami ke Polsek Panakkukang
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Fitria (Baju Merah) dan Muh. Sattar (Baju Batik) saat diamankan di SPKT Mapolsek Panakukkang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Usai makan di salah satu restoran cepat saji di  Jl AP Pettarani, Ibu Rumah Tangga (Irt) asal Daya, Fitria (31) melapor ke Mapolsek Panakukkang.

Fitria datang ke Polsek Panakukkang melaporkan atas Kekerasan yang dialaminya, Jumat (21/7/2017) sore.

"Saya dijambak suami saya setelah makan disana, dia marah-marah tidak tahu kenapa," ujar Fitria saat berada di SPKT Mapolsek Panakukkang.

Petugas pes garda pallawa Polda Susel mengerai pasangan suami istri yang bertengkar di pinggir jalan depan MCD Jl Ap Pettarani, Makassar, Jumat (21/7/2017). Berawal dari pertengkaran mengakibatkan Muh Sattar (31) memukul istrinya sehingga istrinya berteriak meminta pertolongan yang berakibat mengundang perhatian warga lainnya. Dari peristiwa tersebut pes garda pallawa kemudian mengamankan ke dua pasangan tersebut ke mapolsek panakukang untuk ditindak lanjuti. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas pes garda pallawa Polda Susel mengerai pasangan suami istri yang bertengkar di pinggir jalan depan MCD Jl Ap Pettarani, Makassar, Jumat (21/7/2017). Berawal dari pertengkaran mengakibatkan Muh Sattar (31) memukul istrinya sehingga istrinya berteriak meminta pertolongan yang berakibat mengundang perhatian warga lainnya. Dari peristiwa tersebut pes garda pallawa kemudian mengamankan ke dua pasangan tersebut ke mapolsek panakukang untuk ditindak lanjuti. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Diduga, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dirasakan Fitria, dilakukan oleh suaminya, Muh. Sattar (31) Satpam di sebuah bank di Maros.

Kronologi kejadian, Fitri dan suaminya makan di restoran cepat saji, tiba-tiba suaminya marah tanpa sebab. Fitria pun tinggalkan suaminya dan menuju ke parkiran.

"Saat ditempat parkir dialangsung tarik rambutku, tapi saya langsung berteriak dan ada petugas yang amankan dia dan mengamankan dia," lanjut cerita Fitria.

Kanit Reskrim Polsek Panakukkang, Akp Muh. Warpa yang ditrmui di Mapolsek mengaku, saat ini pihak keluarga dari kedua pihak sedang bermediasi di SPKT.

"Kasusnya mungkin tidak dilanjutkan karena sudah ada dari pihak keluarga keduanya, mereka rencanakan untuk berdamai," kata Akp Warpa. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved