Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diperiksa Tim Saber Pungli, Ini Kata Kepala MAN 1 Bone

Bantahan itu disampaikan Muslimin menanggapi tudingan Tim Saber Pungli atas iuran siswa baru.

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Mahyuddin
justang/tribunbone.com
Kepala MAN 1 Bone Muslimin (kuning) diperiksa bersama Komite MAN 1 Bone dan panitia penrimaan siswa baru di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kamis (20/7/2017). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG -  Kepala MAN 1 Bone Muslimin (50) membantah pembayaran baju seragam dan biaya pembangunan kelas baru merupakan pungutan liar.

Bantahan itu disampaikan Muslimin menanggapi tudingan Tim Saber Pungli atas iuran siswa baru.

Menurutnya, pembayaran itu atas keputusan komite MAN 1 Bone.

"Ini atas dasar kesepakatan komite bersama orang tua siswa," kata Muslimin kepada TribunBone.com saat dibawa ke Mapolres Bone.

Hal senada disampaikan Bendahara Komite MAN 1 Bone Wahidah.

Menurutnya, pungutan yang dilaksanakan oleh Komite MAN 1 Bone itu tidak melanggar aturan.

Hal itu berdasarkan peraturan Menteri Agama nomor 66 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas tentang penyelenggaraan pendidikan madrasah.

"Pasal 62A pembiayaan madrasah bersumber dari masyarakat dapat dikelola oleh komite madrasah berdasarkan musyawarah mufakat," kata Bendahara Komite MAN 1 Bone Wahidah.

Baca: Geledah Ruang Guru, Tim Saber Pungli Bekuk Kepala MAN 1 Watampone

Sebelumnya, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Bone menggeledah MAN 1 Bone yang beralamt di Jl Sukawati, Kecamatan Tanete Riattang, Bone, Kamis (20/7/2017).

Dalam penggeledahan itu, tim mengamankan sejumlah rekening dan uang tunai.

Adapun rekening yang diamankan yakni satu rekening Bank BRI atas nama Mardiana S, Ag (bendahara MAN 1 Bone) dengan saldo Rp 214 juta.

Satu buku rekening Bank BRI atas nama komite MAN 1 Bone bersaldo Rp 127 juta.

Baca: Geledah MAN 1 Bone, Tim Saber Pungli Amankan Rekening Bersaldo Ratusan Juta Rupiah

Satu buku rekening Bank BRI atas nama Baharuddin, S.Pd (panitia penerimaan siswa baru) bersaldo Rp 51 juta.
Juga, uang tunai Rp 36 juta.

Uang itu diduga hasil pungutan liar siswa baru dengan dalih pengadaan baju seragam sekolah dan biaya pembangunan kelas baru MAN 1 Bone.

Siswa MAN 1 Bone tahun ajaran 2017-2018 sebanyak 446 orang diwajibkan membayar Rp 1 juta.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved