Penumpang Feri asal Selayar Protes KM Lestari, Ini Sebabnya
Sejumlah penumpang KPM Bonto Haru dari Kabupaten Kepulauan Selayar tujuan bira tidak bisa turun dari kapal feri
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Sejumlah penumpang kapal feri asal Kabupaten Kepulauan Selayar kesal dan protes kepada pihak manajemen Kapal feri KM Lestari Maju di Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (16/7/2017).
Seorang penumpang, Gunawan mengungkapkan sejumlah penumpang KPM Bonto Haru dari Kabupaten Kepulauan Selayar tujuan bira tidak bisa turun dari kapal feri.
Penyebabnya karena kapal yang mereka tumpangi tidak bisa bersandar di Pelabuhan Bira.
Penyebabnya karena kapal KM Lestari Maju di Pelabuhan Bira belum meninggalkan pelabuhan tersebut pada pukul 03.00 Wita.
Atas masalah itu oleh penumpang mulai mengeluh dan kesal terhadap KM Lestari karena seharusnya kapal mereka tumpangi sudah bersandar dan tiba di Pelabuhan Bira pada pukul 03.00.
Namun sampai pukul 16.00 Wita, KM Lestari belum meninggalkan pelabuhan.
" Makanya penumpang marah dan KM Lestari harus lebih disiplinlah, kalau tiba waktunya tinggalkan pelabuhan maka tinggalkanlah jangan korbankan penumpang kasian kami," kata Gunawan yang juga salah seorang tokoh masyarakat Bulukumba.
Karena KM Lestari tidak meninggalkan pelabuhan sehingga pihak nahkoda KMP Bontoharu terpaksa memarkir antara Pulau Kambing dan Bira.
Sementara pihak KM Lestari tidak meninggalkan Pelabuhan Bira karena sedang menunggu penumpang dari Makassar yang keprluannya mendadak kata pihak pengelola KM Lestari Maju Muh Syahban di Bira.
Gunawan juga meminta agar pihak Dinas Perhubungan di Makassar dan di Jakarta agar memberi sanksi kepada pihak angkutan feri yang tidak taat jadwal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapal_20170716_224255.jpg)