Pengurus Masjid Al Fatih Tidak Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat, Ini Alasannya

Seruan kementerian terkait posisi Matahari akan berada tegak lurus di atas kakbah pada pukul 17.27 Wita, Minggu (16/7/2017)

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ardy Muchlis
Saldy/Tribun Timur
Imam Masjid Al Fatif Al Ansar, Harun Mihammad Kahar 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Seruan Kementerian Agama RI kepada ummat muslim untuk mengeroksi posisi kiblat  tidak ditanggapi serius bagi sebagian pengurus masjid di Makassar.

Seruan kementerian terkait posisi Matahari akan berada tegak lurus di atas kakbah pada pukul 17.27 Wita, Minggu (16/7/2017). Sehingga momen ini tepat untuk mengoreksi atau kalibrasi posisi kiblat.

Penelusuran tribun-timur, pada Minggu (16/7/2017), nampak sejumlah masjid di Kota Makassar tidak melakukan kalibrasi arah kiblat.

Baca: Kemenag Sulsel Imbau Perbaikan Arah Kiblat Sesuai Waktunya

Mereka (pengurus masjid) telah percaya bahwa arah kiblat yang ada saat ini sudah sesuai dengan rumusan, dan telah di tetapkan oleh Pengadilan Agama dan Kementerian Agama Makassar.

Seperti pengurus Masjid Al Fatih Al Ansar, Jl Paccinang Raya, Tello Baru, Kecamatan Panakukang, Makassar, yang tetap pada pendiriannya.

Arah kiblat di masjid yang dibangun dengan model Kakbah itu yakin bahwa posisi kiblat saat ini sudah tepat, sehingga ia memutuskan untuk tidak melakukan koreksi.

Imam Masjid Al Fatif Al Ansar, Harun Mihammad Kahar mengatakan perumusan hingga penetapan kiblat masjid Al Fatih sudah melalui prosedur.

"Sebelum masjid ini dibangun, kami telah memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah (Kemenag). Dia pun menurunkan alat bahwa letak shab masjid mengarah ke timur jika posisinya berada di barat," jelsnya

Menurutnya, penetapan shab di sebuah masjid yang berada jauh dari Masjidil Haram yang juga merupakan kiblat para muslim melakukan salat, tidak perlu ragu atau salah menetapkan arah kiblat

"Jadi bagaimana kalau semisal di atas pesawat ataupun didalam hutan. Nah itu yang kita pakai merujuk pada hadist Nabi SAW," kata Harun.

Hal yang sama juga terjadi di Masjid Raya, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala Kota Makassar.

Pengurus masjid tidak merubah shab masjid, meski telah ada seruan dari Kementrian Agama.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved