Pilwali Makassar

NH Spesialkan None, Andi Nurman: Inilah Demokrasi dalam Golkar

Ia mengatakan Golkar selalu membuka kepada siapapun sepanjang belum ada rekomendasi resmi dari Partai Golkar.

NH Spesialkan None, Andi Nurman: Inilah Demokrasi dalam Golkar
HANDOVER
Nurdin Halid Ketua Golkar Sulsel Transisi (kiri) bersama Irman Yasin Limpo (kanan). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Wakil Ketua DPD Partai Golkar Makassar, Andi Nurman menerima keputusan Nurdin Halid, memasukkan nama Irman Yasin Limpo sebagai bakal calon wali kota Makassar usungan Partai Golkar Makassar.

"Inilah demokrasi dari Partai Golkar, kami adalah partai yang terbuka kepada siapapun sepanjang punya niat untuk membesarkan partai," katanya, Jumat (14/7/2017

Ia mengatakan Golkar selalu membuka kepada siapapun sepanjang belum ada rekomendasi resmi dari Partai Golkar.

"Sepanjang belum ada rekomendasi maka kita bisa berkomunikasi dengan siapapun," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid memasukkan None sebagai bakal calon gubernur karena dianggap simpatisan Partai Golkar.

",Dalam penjaringan bakal calon di partai Golkar, ada tiga kategori kandidat. Pertama adalah kader dan anggota Partai Golkar itu sendiri. Yang kedua adalah simpatisan Partai Golkar, yaitu PNS, TNI dan Polri, baik itu yang aktif maupun yang sudah pensiun namun tidak berpartai politik,” kata Nurdin.

“Pak Irman itu ada di kategori kedua, yaitu simpatisan Partai Golkar."

Beberapa calon usungan Golkar yakni Farouk M Betta (Ketua Golkar Makassar), Danny Pomanto (Wali Kota Makassar), Rahman Pina (Bendahara Golkar Makassar), Andi Nurman (wakil ketua Golkar Makassar) Rusdin Abdullah (Bendahara Golkar Sulsel), Syamsul Rizal MI (Wakil wali kota Makassar), dan Andi Rachmatika Dewi (Ketua Nasdem Makassar). (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved