Pelaku Pemerkosaan di Desa Matompi Luwu Timur Masih Berkeliaran

polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengejar pelaku yang belum diketahui identitasnya itu.

Pelaku Pemerkosaan di Desa Matompi Luwu Timur Masih Berkeliaran
ivan/tribunlutim.com
SH korban pemerkosaan dan perampokan di Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Jumat (7/7/2017).

TRIBUNLUTIM.COM, TOWUTI - Polres Luwu Timur belum berhasil menangkap pelaku pemerkosaan dan perampokan terhadap buruh tani, SH (30) di kebun cengkeh di Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Jumat (7/7/2017).

"Pihak Polres masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang kepada TribunLutim.com.

Ia menambahkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengejar pelaku yang belum diketahui identitasnya itu.

"Kami masih di TKP," imbuhnya.

Berdasarkan laporan polisi, SH adalah warga Jl Krakatau F 296 Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha.

Pada tubuh korban terdapat dua luka tikaman pada dibagian perut kanan, pinggang, luka gores pada leher, jari tengah kiri serta telapak tangan kanan.

Motor korban merek Yamaha Jupiter MX King warna merah hitam juga dibawa lari oleh pelaku.

Diberitakan sebelumnya, SH (30), warga Desa Matompi, Kecamatan Towuti jadi korban pemerkosaan dan perampokan orang tidak dikenal, Jumat (7/7/2017).

Informasi dihimpun TribunLutim.com, kejadiannya sekitar pukul 13.30 Wita di kebun warga di Desa Matompi.

Saat ini, buruh tani tersebut sedang dirawat di RS PT Vale Indonesia.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved