Mardiansyah Mardis, Mahasiswa Sengkang Jembatani Investor Jepang ke Indonesia

ANC akan mengajak 100 investor Jepang dari berbagai bidang industri ke Jakarta untuk melakukan negosiasi bisnis

HANDOVER
Mardiansyah Mardis 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi negara maju, salah satunya Negeri Matahari Terbit, Jepang.

Namun, aturan hukum investasi dan aturan ketenagakerjaan di Indonesia masih tanda tanya besar bagi para investor.

Pada 2014 lalu, Hisaya Matsuhisa dan Takashi Ori, Alumni Univeristas Nagoya serta Professor dari Universitas Nagoya menditikan ASEAN Nagoya Club (ANC) untuk menjawab permasalahan dua pelajar Indonesia, salah satunya Mardiansyah Mardis, pria kelahiran Sengkang, Sulsel Januari 1989 silam didaulat menjadi pengelola bisnis exchange Center di bawah naungan ANC.

Baca: Belajar Edukasi Bencana Gempa dari Jepang

ANC didirikan untuk memberi informasi dan konsultasi kepada pengusaha Jepang tentang peluang investasi di ASEAN khususnya Indonesia dan sebaliknya.

Mardiansyah Mardis
Mardiansyah Mardis 

"Di sini kita membantu perusahaan Jepang yang ingin berinvestasi Indonesia untuk lebih mengenal Indonesia. Seperti menjelaskan permasalahan yang dihadapi di Indonesia seperti hukum, adat, agama, dan lainnya. Begitupun sebaliknya. Serta sebaliknya," kata Ancha sapaanya yang dihubungi via WhatsApp, Kamis (6/7/2017).

Baca: Muslim Matsuyama Jepang Jaga Spirit Ramadan

Sudah ratusan perusahaan Jepang yang diberi konsultasi. Tahun ini saja, ANC telah menjembatani kerjasama antara Menko Perekonomian Indonesia yang diwakili Deputi Kerjasama Internasional, Menko Perekonomian Rizal Affandi Lukman dengan Pemerintah Aichi Prefecture.

"Teranyar kami mengadakan seminar tentang peluang investasi di Indonesia yang dihelat di Nagoya Jepang, (30/6/2017) lalu dengan pembicara dosen hukum UGM Zainal Arifin Muchtar dan pengacara perdagangan internasional Muhtar Ali," kata mahasiswa S3 jurusan Teknik Kimia Universitas Nagayo itu.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved