Harga Merica Turun, Ini Dugaan Petani Luwu Timur

Karena banyaknya pembeli, kata Fachrul, pembeli asal Jawa dan Cina langsung mendatangi petani untuk membeli merica.

Harga Merica Turun, Ini Dugaan Petani Luwu Timur
ivan/tribunlutim.com
Kebun lada di Desa Bantilang, Kecamatan Towuti. 

TRIBUNLUTIM.COM, TOWUTI - Harga lada atau merica di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, turun.

Saat ini, pengepul membeli merica dari petani antara Rp 60 ribu dan Rp 65 ribu per kilogram (kg).

Harga tersebut dikeluhkan petani diseberang Danau Towuti tersebut.

Pada Mei lalu, harganya masih berkisar Rp 75 ribu per kg.

Petani merica, Fachrul mengatakan turunnya harga karena stok merica sudah terlalu banyak.

"Beredar kabar ada permainan harga oleh pembeli di Makassar dan Jawa," katanya dihubungi TribunLutim.com, Sabtu (1/7/2017).

Karena banyaknya pembeli, kata Fachrul, pembeli asal Jawa dan Cina langsung mendatangi petani untuk membeli merica.

"Bawa memang'mi uang itu pembeli karena petani tidak mau kalau tidak cash," imbuhnya.

Petani mencatat harga merica paling mahal dibeli pembeli Rp 146 ribu sampai Rp 150 ribu per kg.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved