Mudik Sulsel 2017

Markajaya Minta Pemda Fasilitasi Transportasi Nyaman Bagi Pemudik

Untuk menekan angka kecelakaan mudik lebaran perlu ada perhatian serius dari Pemda dan Provinsi.

Markajaya Minta Pemda Fasilitasi Transportasi Nyaman Bagi Pemudik
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Arus lalulintas Maros-Makassar, pukul 16.29 wita lengang dan berjalan lancar, Jumat (23/6/2017). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Angka kecelakan lalu lintas kendaraan bermotor pada mudik lebaran tahun 2017 cukup tinggi.

Direktorat Lalulintas Kepolisian Daerah Sulsel mencatat selama 8 hari terakhir, tidak kurang 25 pemudik tewas di jalan raya di Sulsel dan didominasi pengendara sepeda motor.

Menurut Ketua Masyarakat Peduli Keselamatan di Jalan Raya (Markajaya) Sulsel Munzil, selama kendaraan sepeda motor masih menjadi pilihan dan favorit bagi masyarakat saat mudik atau untuk perjalanan jarak jauh maka angka kecelakaan ini sulit ditekan.

Baca: H +2, 453 Pemudik Mulai Balik dari Selayar

Penggunaan sepeda motor untuk mudik memang diakui masih cukup tinggi dan diminati oleh masyarakat karena berbagai alasan kemudahan. Padahal, penggunaan sepeda motor memiliki potensi kecelakaan lalu lintas yang cukup besar sehingga keselamatan pemudik kurang terjamin.

"Pengedara sepeda motor juga tidak bisa disalahkan karena, mereka butuh transportasi yang murah dan efisien saat mudik dan pulang ke kampung halamanya, kata Munzil kepada Tribun.

Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan angka kecelakaan mudik lebaran perlu ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Provinsi.

Perhatian yang dimaksud adalah membuat terobosan baru dengan mengadakan program mudik gratis dengan menyediakan sarana atau menfasilitasi berupa bus.

"Seperti yang dilakukan Polda Sulsel. Itu sangat bagus. Karena mampu membuat terobosan baru menfasilitasi transportasi para pemudik secara gratis," kata Munzil kepada Tribun.

Munzil menyebut Pemda harus mencontoh tindakan Polda Sulsel yang menyediakan fasilitas ketika keberangkatan daerah yang nyaman supaya angka kecelakaan di jalan raya ini mengalami penurunan.

"Tapi Pemerintah jangan hanya menfasiliratasi pada saat mudik, kembalinyapun harus difasilitasi," tuturnya," ujarnya

Adapun kondisi jalanan diakui sudah maksimal, meskipun masih ada sebagian kecil jalan berlubang yang harus cepat dibenahi oleh pemerintah masing masing daerah.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved