Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Debut Nurhidayat Pukau Pelatih dan Suporter PSM

Nurhidayat merupakan jebolan skuad cabor sepakbola Sulsel di ajang PON Jawa Barat 2016 lalu.

Penulis: Alfian | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
?Pemain PSM Makassar, Nurhidayat Haji Haris (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Talenta muda pesepakbola Makassar serasa tak ada habisnya.

Setelah Asnawi Mangkualam dan M Arfan yang tampil impresif sebagai gelandang bertahan, kini muncul lagi nama Nurhidayat.

Nurhidayat merupakan jebolan skuad cabor sepakbola Sulsel di ajang PON Jawa Barat 2016 lalu.

Jelang liga 1 Indonesia bergulir Nurhidayat yang berposisi sebagai Stopper direkrut PSM untuk memenuhi regulasi penerapan tim memainkan pemain U-23 secara reguler.

Namun Nurhidayat tak sekalipun diturunkan bahkan beberapa bulan tak mengikuti latihan bersama sebab dipanggil memperkuat Timnas U-19.

Meski Timnas U-19 saat ini masih memiliki sejumlah jadwal ujicoba, namun Nurhidayat terpaksa dipanggil membela PSM lantaran sedang mengalami krisis pemain.

Dipercayakan tampil selama 90 menit saat menjamu Borneo FC di Stadion Andi Mattalata Matoangin, Senin (19/6/2017), ia mampu memukau pelatih kepala PSM, Robert Rene Alberts.

Padahal, Nurhidayat tak bermain sebagaimana posisi aslinya melainkan ia diplot sebagai gelandang bertahan.

"Dia lakukan kerja bagus apalagi pada pertandingan pertama sama kita, tidak gampang melakukan hal itu," ucap Robert usai laga.

Penampilan Nurhidayat juga menuai pujian sejumlah suporter terutama di media sosial.

Ia disebut sebagai pemain yang memiliki ciri khas Makassar 'Cepat dan keras'.

Debut perdana pemain bernomor punggung 32 ini berakhir manis dengan kemenangan tipis yang diperoleh PSM atas Borneo dengan skor 1-0.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved