Citizen Reporter
Memburu Lailatul Qadr di Masjidil Haram
Fastabiqul khairat. Semoga kita termasuk golongan yang bertemu lailatul qadar tahun ini.
Penulis: CitizenReporter | Editor: Mansur AM
Sri Rahmi (Anggota Fraksi PKS DPRD Sulsel)
Melaporkan dari Masjidil Haram, Mekah
TRIBUN-TIMUR.COM - Mekkah, 15 Juni 2017 bertepatan 20 Ramadhan 1438 H. Seperti tahun-tahun sebelumnya, masjidil Haram dipenuhi oleh orang-orang yang mencari keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan. Suasana masjidil Haram lebih ramai dari hari sebelumnya.
Alhamdulillah cuaca di Mekkah lebih mendukung untuk warga asal negara tropis seperti Indonesia. Tidak seperti Madinah, yang cuacanya cukup ekstrim, siang hari suhunya 44-48 derajat selcius, sementara di Mekkah, penunjuk suhu di gadget saya menunjukkan suhu 38 derajat selcius di siang hari.
10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang diburu oleh mereka yang mencari lailatul qadr. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW : Carilah lailatul qadr pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan ( HR Bukhori ) .
Diperkirakan, pada setiap malam ganjilnya, jumlah jamaah semakin bertambah. Pengalaman tahun sebelumnya, 10 hari terakhir Ramadhan, akses kendaraan ke masjidil Haram ditutup menjelang maghrib hingga tarawih. Sementara akses masuk area masjidil Haram ditutup 15 menit sebelum adzan Isya.
Suasana di masjidil Haram cukup kondusif untuk i’tikaf. Ada space tertentu yang tenang untuk i’tikaf. Semoga kami semua sehat & tsabat hingga hari terakhir Ramadhan.
Fastabiqul khairat. Semoga kita termasuk golongan yang bertemu lailatul qadar tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sri-rahmi-pks_20170615_222240.jpg)