Bandar Narkoba di Wajo Meninggal dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Tersangka yang tertembak dibagian punggung dan tembus ke dada sebelah kanan, menghembuskan nafas terkahir dalam perjalanan menuju RSUD Lamaddukkelleng

Bandar Narkoba di Wajo Meninggal dalam Perjalanan ke Rumah Sakit
st hamdana/tribunwajo.com
Kapolres Wajo AKBP NT Nurohmad (pertama dari kiri) dan Kasat Narkoba Polres Wajo AKP Suardi (ketiga dari kiri) saat memberikan keterangan di RSUD Lamaddukkelleng, Selasa (13/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE --Bandar narkoba di Kabupaten Wajo, Muh Tang (35), berhasil dilumpuhkan tim Sat Narkoba Polres Wajo, Senin (12/6/2017).

Tersangka ditangkap saat melakukan transaksi di kediamannya di Jl Sulawesi, Sengkang.

Kasat Narkoba Polres Wajo, AKP Suardi yang memimpin operasi penangkapan mengatakan, saat petugas melakukan penggeledahan, pelaku berusaha melarikan diri.

Baca: Ditresnarkoba Polda Sulbar Bekuk Tiga Pengedar Sabu di Mamuju

"Tersangka memanfaatkan celah untuk kabur saat petugas sibuk menggeledah kediamannya. Karena tembakan peringatan sebanyak dua kali tidak diindahkan, jadi kita arahkan tembakan ke tubuhnya," ujar AKP suardi kepada TribunWajo.com, Selasa (13/6/2017).

Dari tangan pelaku, diamankan sepuluh saset narkoba seberat 11 gram.

Baca: Kepala BNN Sulsel: Kabupaten Enrekang Bisa Menjadi Filter Penyalahgunaan Narkoba

Tersangka masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Wajo dengan tiga laporan polisi dalam kasus narkoba.

"Muh Tang ini merupakan bandar ternama di Wajo, 200 gram tiap bulan berhasil ia edarkan dengan memanfaatkan anak sekolah sebagai kurir," tutur AKP Suardi.

Tersangka yang tertembak di bagian punggung dan tembus ke dada sebelah kanan, menghembuskan nafas terkahir dalam perjalanan menuju RSUD Lamaddukkelleng.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved