Video Pedagang Arab Menawarkan Dagangan Pakai Bahasa Bugis-Makassar ini Jadi Viral
Pasalnya, pedang tersebut menawarkan dagangannya dengan menggunakan bahasa Bugis dan Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pedagang arab menawarkan dagangannya dengan menggunakan bahasa Bugis dan Makassar di Jeddah menjadi perbincangan netter di Indonesia.
Pasalnya, pedang tersebut menawarkan dagangannya dengan menggunakan bahasa Bugis dan Makassar.
Pria tersebut tampak fasih melafalkan beberapa kata Bugis dan Makassar seperti masempo (murah) dan masoli (mahal).
“Tamaki harga masempo, tamaki tamaki masuki, Jangan cari yang hamah cari yang murah,” ujarnya.
Dan benar saja usaha pedagang ini tak sia-sia.
Tokonya diserbu pengunjung yang tak lain adalah jamaah haji dari Sulawesi.
BERIKUT VIDEONYA:
Jebakan Halal
Kata "halal" di negeri Arab Saudi umumnya dipakai untuk memperbolehkan atau mengikhlaskan barangnya untuk diambil secara gratis.
Contohnya, jika seseorang Arab memberikan makanan gratis, maka ia akan menyebutkan "halal..halal".
Tapi hati-hati jika kata "halal" itu keluar dari para pedagang di sana. Kata "halal" yang diucapkan pedagang itu bisa jadi bentuk ikatan bahwa kita mau membelinya.
Pengalaman seperti ternyata bukan terjadi pada satu atau dua orang saja. Seorang jemaah haji Indonesia pun terpaksa harus membeli barang karena kata-kata "halal" tersebut.
Sebaiknya kita hati-hati dan jangan sampai terpedaya oleh jebakan batma dari kata "halal" yang dilontarkan pedagang itu. Lebih baik kita tolak pemberiannya, dan segera pergi jika memang kita tidak berniat membeli barang tersebut. (kemenag.go.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pedagang-arab_20170609_193310.jpg)