Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Penyebab Sinjai Kerap Banjir

Adapun titik lokasi yang dipantau di antaranya jalan Yahya Matang, jalan Bulu Lohe, dan jalan Jederal Sudirman.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Bupati Sinjai pantau lokasi yang pernah direndam banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI- Bupati Sinjai Sulawesi Selatan Sabirin Yahya bersama jajaran pemerintah daerah memantau langsung titik rawan banjir di Ibu Kota Kabupaten Sinjai. Jumat (9/6/2017).

Turut hadir mendampingi Bupati Sinjai, Sekretaris Kabupaten Sinjai, A Taiyyeb Mappasere Kabag Humas Muh Sabir Syur Camat Sinjai Utara, Syahrani dan beberapa camat lainnya.

Adapun titik lokasi yang dipantau di antaranya jalan Yahya Matang, jalan Bulu Lohe, dan jalan Jederal Sudirman.

Sabirin Yahya mengatakan dari semua titik yang dipantau, memang hampir semua drainase tidak berfungsi dengan baik, ini disebabkan banyaknya lumpur dan sampah pada drainase tersebut, sehingga perlu di angkat dan dibersihkan.

Hal ini pulalah yang menjadi penyebab Sinjai mengalami banjir saat musim hujan.

"Saya sudah perintahkan kepada Instansi teknis untuk turun bersama-sama, mulai hari sabtu besok sampai hari minggu kita sudah harus bergerak membersihkan sampah yang ada pada drainase tersebut," kata Sabirin.

Adapun instansi teknis yang dimaksud Bupati Sinjai adalah, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Permukiman, Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Pekan lalu Sinjai direndam banjir dan ada 4000 unit rumah terendam akibat guyuran hujan deras, termasuk rumah jabatan bupati di Jl Persatuan Raya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved