Pilgub DKI Jakarta

Sempat Jadi Teka-teki, Akhirnya Jokowi Beberkan Peran JK di Pilgub Jakarta

Presiden ke-7 tersebut mengaku jika dirinya dan JK memiliki perbedaan pandangan politik dalam Pilkada di Ibu Kota tersebut.

Sempat Jadi Teka-teki, Akhirnya Jokowi Beberkan Peran JK di Pilgub Jakarta
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Presiden RI, Joko Widodo 

"Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk mengikuti apa yang kita kehendaki. Itu tidak bisa. Setiap orang memiliki hak politik, memiliki hak-hak lain yang tentu saja, sekali lagi, saya tidak mau memaksa," lanjutnya.

Jokowi juga meminta kepada semua pihak untuk menghormati hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

"Warga DKI sudah menggunakan hak pilihnya dan kita harus menghormati pilihan yang telah ditentukan oleh warga DKI dan sekali lagi, ini sudah diputuskan dan ditetapkan oleh KPUD. Itu yang harus kita hormati," ujar Jokowi.

Pilkada DKI jangan dibawa ke mana-mana

Jokowi juga berharap aksi-aksi unjuk rasa berakhir seiring usainya Pilkada serentak.

Menurutnya, kini masyarakat harus kembali membangun negara.

"Jangan sampai Pilkada ini terus kebawa-kebawa ke mana-mana, enggak selesai-selesai, energi kita habis, tabungan energi kita habis untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu," ujar Jokowi.

"Kita lupa bahwa kita ini memiliki tugas yang sangat berat, yakni membangun negara ini. Oleh sebab itu, etos kerja kita harus kita arahkan pada hal-hal yang produktif, pada hal-hal yang konstruktif," lanjut dia.

JK dalam Pilkada DKI Jakarta

Kabar mengenai peran JK dalam Pilkada DKI ini pertama kali dihembuskan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved