Program Tol Laut, Pembangunan KM Kendhaga Nusantara di PT IKI Capai 90 Persen

Kapal yang dibangun di galangan PT IKI bernama KM Kendhaga Nusantara 2 dan KM Kendhaga Nusantara 11.

Program Tol Laut, Pembangunan KM Kendhaga Nusantara di PT IKI Capai 90 Persen
dok pribadi
GM Produksi PT IKI Ir Abdul Wahab berdiri di depan KM Kendaga Nusantara 2 yang masih tahap pembangunan di galangan kapal PT IKI Makassar, Jl Galangan Kapal, Tallo, Makassar, Rabu (25/5/2017). 

TRIBUN-TIMUR.COM.COM, MAKASSAR - Galangan PT (Persero) Industri Kapal Indonesia (PT IKI)  Makassar terlibat dalam program pemerintah yakni Tol Laut yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo. PT IKI Makassar kebagian membangun dua unit kapal jenis kontainer.

Kapal yang dibangun di PT IKI bernama KM Kendhaga Nusantara 2 dan KM Kendhaga Nusantara 11. Sejauh ini, progres atau perkembangan kapal yang awal pembangunannya pada akhir tahun 2015 lalu, sudah mencapai 90 persen untuk body kapal.

Hal tersebut dijelaskan General Manager (GM) Unit Produksi PT IKI Ir Abdul Wahab selaku penanggung jawab pembangunan kapal baru di galangan PT IKI di ruang kerjanya, kepada Tribun Timur, Rabu (24/5/2017). Adapun dari progress total pembangunan baru 50 persen.

Baca: KMP Lakaan Buatan PT IKI Resmi Beroperasi, Layari Kupang-Rote-Ndao

Baca: Dermaga Baru PT IKI Mampu Menampung 4 Kapal Berukuran 6500 DWT

“Galangan PT IKI Makassar mendapat kepercayaan dari Pemerintah Indonesia untuk pembangunan dua unit kapal. Kapal tersebut adalah KM Kendhaga Nusantara 2 dan Kendhaga 11, pembangunan body kapal sudah mencapai 90 persen, yang seri 11 sudah 80 persen,” ujar Wahab.

Ir Abdul Wahab, GM Produksi PT IKI Makassar
Ir Abdul Wahab, GM Produksi PT IKI Makassar (dok pribadi)

Kapal Kontainer

Wahab yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Pemeriksa Internal  PT IKI Makassar ini menjelaskan, KM Kendhaga Nusantara adalah kapal jenis kontainer yang memiliki kapasitas muat hingga 100 TEU (twenty-foot equivalent unit, satuan kapasitas kargo untuk kapasitas peti kemas).

Pembangunan KM Kendhaga Nusantara dimulai dengan peletakan lunas atau keel laying pada Desember 2015 lalu. Dua kapal kontainer tersebut ditargetkan selesai dan akan diserahkan ke pemlilik pada Desember 2017 mendatang.

“Kapal ini sesuai jadwal akan diserahkan ke pihak Kementrian Perhubungan Ditjen Perhubungan Laut Desember 2017. Program pembangunan dua unit kapal ini memakan estimasi penyelesaian untuk dua tahun,” lanjut alumni Teknik Perkapalan Unhas angkatan 1983 ini.

Halaman
12
Penulis: Ardy Muchlis
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved