Final Europa League
Inilah Beberapa Fakta Kehebatan Mourinho di Pentas Eropa
Ini beberapa fakta kehebatan Mourinho pada kejuaraan antarklub di level Eropa, diluar kompetisi reguler:
Penulis: Insan Ikhlas Djalil | Editor: Insan Ikhlas Djalil
MAKASSAR, TRIBUN - Julukan Jose Mourinho sebagai The Special One, terbukti lagi. Pria asal Portugal ini memang pelatih “bertangan dingin.”
Meski gagal membawa Machester United juara Liga Inggris 2016-2017, tapi Mourinho mampu mempersembahkan dua trofi bergengsi pada musim pertamanya bersama MU.
MU juara Piala Liga Inggris pada Februari 2017 setelah di final mengalahkan Southampton 3-2 di Stadion Wembley, London.
Trofi kedua adalah titel juara Europa League setelah di final MU menggasak Ajax Amsterdam, Belanda, 2-0 di Friends Arena, Stockholm, Swedia, Kamis (25/5/2017) dini hari Wita.
Dua gol kemenangan MU dicetak pemain asal Perancis Paul Pogba dan Henrik Mkhitaryan.
Bahkan Mourinho mempersembahkan tiga trofi, karena MU mengalahkan juara Liga Inggris 2016, Leicester City, pada laga Community Shield.
Ini beberapa fakta kehebatan Mourinho pada kejuaraan antarklub di level Eropa, diluar kompetisi reguler:
1. Sejak jadi pelatih profesional pada Juli 1997, Mourinho mampu membawa tim besutannya 14 kali menembus babak final, bersama FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan MU.
2. Pada 14 kali laga final itu, tim asuhan Mourinho hanya dua kali kalah. FC Porto kalah dari Benfica di final Taca de Portugal di Estadio Nacional tahun 2004.
Kemudian Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid pada final Copa Del Rey di Stadion Santiago Bernabeu, tahun 2013.
3. Mourinho selalu menang pada enam laga final bersama klub Inggris yang dilatihnya. Tiga gelar Piala Liga Inggris dan satu Piala FA untuk Chelsea.
Ditambah dua trofi untuk MU, yakni Piala Liga Inggris dan Europa League.
4. Mourinho meraih empat trofi pada final di pentas Eropa. Rinciannya, titel Liga Champions dan Piala UEFA untuk FC Porto pada periode 2001 hingga 2004.
Trofi Liga Champions untuk Inter Milan musim 2009-2010. Trofi keempat adalah juara Europa League 2017 bagi MU.
5. Mourinho dengan strategi bertahannya, mampu menjaga gawang tim asuhannya tidak kebobolan pada delapan laga final.
Termasuk laga final melawan Ajax Amsterdam, Kamis (25/5/2017) dini hari Wita, yang dimenangkan MU 2-0.
Mourinho memang punya strategi bertahan yang hebat, terutama jika timnya sudah unggul.
Sebab, menurut Mourinho pada laga final, yang penting adalah cara meraih kemenangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jose-mourinho_20170525_081926.jpg)