Berkah 'Bunga Makam' untuk Lia Jelang Ramadan
Saat para peziarah datang di Pekuburan Panaikang, ia bisa meraup untung banyak dari menjual bunga untuk peziarah.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Tradisi ziarah kubur jelang Ramadan, rupanya menjadi berkah tersendiri bagi warga Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Salah satunya Lia (41) tahun, dia mengaku momen ziarah kubur ini adalah hal yang selalu ia nanti-nantikan bersama keluarganya.
Saat para peziarah datang di Pekuburan Panaikang, ia bisa meraup untung banyak dari menjual bunga untuk peziarah.
Kamis (25/5/2017), perempuan beranak dua ini mengatakan setiap ia berjualan bunga di Pekuburan Islam Panaikang, seharinya bisa untung Rp 100 ribu dari modal untuk membeli bunga.
"Saya beli ji juga ini bunga baru kujual kembali. Modalnnya Rp 50 ribu sekantong besar. Supaya bisa untung saya jual eceran. Biasa dapatka' Rp 150 ribu, jadi modal saya ambil Rp 50 ribu," kata Lia.
Aktivitas jual bunga ini sudah menjadi rutinitas Lia dan keluarganya jelamh dan sesudah ramadan.
Lia dan kerabatnya mengaku sudah menjual bunga di pemakaman Panaikang sejak awal tahun 2000an silam.
Diantara bunga yang ia jual, daun pandan yang paling diminati pengunjung.
"Ya mungkin sudah turun temurun tradisinya orang, daun pandan ini harum baunya," Lia menambahkan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bunga_20170525_202939.jpg)