Teror Bom di Jakarta
Ada Potongan Kepala di Shelter TransJakarta Kampung Melayu Usai Bom Meledak
Ia mengingat ledakan tersebut tidak seperti suara ledakan pecah ban truk.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Penumpang bus Transjakarta jurusan Harmoni - Pusat Grosir Cililitan (PGC) baru saja turun ke shelter Kampung Melayu, Jakarta Timur, saat ledakan pertama terjadi, Rabu (24/5/2017) malam.
Daryanti (33), petugas TransJakarta yang mengawal penumpang di bus tersebut mengingat ledakan pertama terjadi saat penumpang sudah turun semua dari bus.
"Waktu itu kan penumpang yang ngantre, harusnya naik setelah semua penumpang di dalam turun, tiba-tiba ada ledakan, akhirnya semua masuk lagi," ujarnya kepada wartawan di lokasi ledalan.
Ia mengingat ledakan tersebut tidak seperti suara ledakan pecah ban truk.
Baca: Ngeri! Kesaksian Yoce soal Bagaiman saat Detik-detik Bom Meledak di Kampung Melayu Jakarta
Suara ledakan itu cukup besar, seperti suara ledakan yang biasa ia dengar pada film-film action.
Selang sekitar dua menit kemudian, ledakan kedua terjadi.
Baca: VIDEO: Detik-detik Polisi Jadi Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu, 1 Tewas
"Waktu itu setelah ledakan, semua kaca kan pecah, tahu-tahu di pintu arah Ancol ada kepala laki-laki, penumpang pada lihat, panik semua. Yang tadinya saya ngawal penumpang, akhirnya saya ikut masuk juga," ujarnya.
Baca: Inilah Daftar Korban Luka dan Tewas Akibat Ledakan Bom di Kampung Melayu Jakarta, Termasuk Polisi
Penumpang akhirnya diturunkan melalui pintu darurat di sisi kanan TransJakarta.
Semua penumpang termasuk dirinya, dan pramudi Transjakarta, bisa keluar dari bus dengan selamat.
Pantauan Tribunnews.com, di shelter Transjakarta Kampung Melayu, pintu kaca di sisi utara memang hancur.
Di seberang kaca yang hancur tersebut terdapat pintu juruan Ancol.
Sisi utara shelter TransJakarta, adalah tempat di mana biasanya angkot parkir.
Saat ini wilayah tersebut sudah dijaga ketat oleh polisi.
Berita ini sebelumnya ditayangkan pada Tribunnews.com berjudul Ada Potongan Kepala Orang Di Shelter TransJakarta Kampung Melayu.