Peran Strategis Ulama Kembangkan Perbankan Syariah
Menurutnya ada banyak langkah strategis untuk mengembangkan perbankan syariah di Indonesia
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Pangsa pasar perbankan syariah masih cukup lemah. Dibutuhkan langkah strategis dalam mengembangan perbankan syariah.
Salah satunya memanfaatkan potensi ulama. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Agustianto Mingka.
Menurutnya ada banyak langkah strategis untuk mengembangkan perbankan syariah di Indonesia. Salah satunya melibatkan peran ulama dalam mensosialisasikan perbankan syariah di setiap dakwahnya.
"Ulama punya peran strategis mengajak masyarakat ikut dan terlibat dalam perbankan syariah," ujar Agustianto Mingka yang juga Sekjen Masyarat Ekonomi Syariah (MES) Pusat dalam acara Semiloka, Selasa (23/5/2017).
Acara bertema Akselerasi Pengembangan Perbankan syariah Sulawesi Selatan dan Peranan Strategis Ulama digelar oleh Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) di Kantor OJK Regiona 6, Jalan Sultan Hasanuddin Makassar.
Menurutnya salah satu faktor utama masih rendahnya pertumbuhan perbankan syariah yakni masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait sistem keuangan syariah.
"Makanya peranan ulama penting, menyelipkan materi terkait perbankan syariah dalam dakwah, seperti bahaya riba, keunggulan menyimpan dan meminjam uang di perbankan syariah," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/semi1d_20170523_205740.jpg)