Serapan Pajak DJP Sulselbartra Baru 22 Persen, Masih Rendah

"Pencapaian ini masih dibawah rata-rata nasional yang mencapai 30 persen," jelas Kepala Kantor Wilayah DJP Sulselbartra, Eka Sila Kusna,

Serapan Pajak DJP Sulselbartra Baru 22 Persen, Masih Rendah
TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara, Eka Sila Kusnadi Jaya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbaltra) mengungkapkan penerimaan pajak di wilayahnya baru sebesar Rp 3,234 T atau sekitar 22 persen dari target pajak tahun 2017 sebesar Rp 14,7 triliun.

Pencapaian terhitung per hari Senin (22/5/2017).

"Pencapaian ini masih dibawah rata-rata nasional yang mencapai 30 persen," jelas Kepala Kantor Wilayah DJP Sulselbartra, Eka Sila Kusna, kepada Tribun Timur, Senin (22/5).

Eka mengungkapkan kendala utama masih rendahnya capaian ini karena kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih kurang.

Selain itu, sektor bisnis utama masih mengalami perlambatan. Serta serapan anggaran yang masih lambat menyebabkan proyek-proyek pun berjalan lambat.

"Tapi tetap faktor utama keasadaran wajib pajak. Karena kita tahu Makassar memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun tidak in land atau sejalan  dengan penerimaan pajaknya," jelasnya.

Penulis: Ardy Muchlis
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved