VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Suasana Sidang Vonis Warga Penolak Proyek PLTA Seko Luwu Utara

Amisandi di sidang lantaran dilaporkan mengancam karyawan PT Seko Power Prima akhir tahun 2016 lalu.

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Amisandi (39), warga Seko terdakwa kasus pengancaman karyawan PT Seko Power Prima dihukum tujuh bulan penjara.

Vonis dibacakan majelis hakim yang diketuai Alfian di ruang sidang PN Masamba, Jl Soekarno, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Sulsel, Senin (22/5/2017).

Vonis kepada penolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Seko ini, lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 10 bulan penjara.

"Menjatuhkan pidana penjara selama tujuh bulan," ujar Alfian secara tegas di ruang sidang PN Masamba.

Atas vonis ini Amisandi menyatakan pikir-pikir setelah berkonsultasi dengan tim kuasa hukumnya.

Amisandi di sidang lantaran dilaporkan mengancam karyawan PT Seko Power Prima akhir tahun 2016 lalu.

PLTA ini berlokasi di Kecamatan Seko, wilayah terpencil di Luwu Utara.

Amisandi dijerat pasal 335 KUHP tentang pengancaman.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved