Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rahasia Sukses Bisnis dari Owner Dapur Cokelat

Demikian yang dipaparkan Owner Dapur Cokelat, Evie Yusi Ikumawan dalam acara talkshow Wanita Hebat di acara pameran Phinisi Hospitality Fair

Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Ina Maharani
Rahasia Sukses Bisnis dari Owner Dapur Cokelat - dalam-acara-talkshow-wanita-hebat_20170522_222428.jpg
TRIBUN TIMUR/NURUL ADHA ISLAMIAH
Owner Dapur Cokelat, Evie Yusi Ikumawan dalam acara talkshow Wanita Hebat di acara pameran Phinisi Hospitality Fair, PIPO Mall, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (22/5/2017).
Rahasia Sukses Bisnis dari Owner Dapur Cokelat - phinisi-hospitality-group-menghadirkan-talkshow_20170523_010329.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Manajemen Phinisi Hospitality Group menghadirkan talkshow bertema Wanita Hebatrangkaian kegiatan Phinisi Hispitality Fair (PHF) 2017 yang berlangsung di Phinisi Point (PIPO) Mall, Jl Metro Tanjung Bunga, Senin (22/5/2017).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjadi seorang pebisnis yang sukses di bidang kuliner bukanlah hal mudah. Untuk sukses di bidang ini, tekun dan ulet merupakan kunci utamanya.

Demikian yang dipaparkan Owner Dapur Cokelat, Evie Yusi Ikumawan dalam acara talkshow Wanita Hebat di acara pameran Phinisi Hospitality Fair, PIPO Mall, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (22/5/2017).

Menurutnya, ada tiga poin yang harus diperhatikan sebelum menggeluti sebuah bisnis.

Pertama, fokus. Ya, fokus pada jenis usaha atau bisnis yang akan dipilih. Bisnis bisa digeluti karena baka, agency atau kerja sama pihak lain (franchise), kerja sama teman atau bisnis karena keturunan.

"Kedua, Analisa. Lakukan perencanaan yang baik dan analisis tempat kita berbisnis. Bagaimana pertumbuhan ekonominya, populasi penduduk, sejauh apa potensi dan minat warganya serta segmen pasar yang cocok," katanya.

Jika bingung, dapat meminta bantuan jasa konsultasi perusahaan analisa bisnis. Perusahaan ini tidak murah, dibutuhkan tekad yang kuat. Sebab, akan perusahaan akan terus memberikan analisisnya. Tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Poin ketiga, Financing atau keuangan. Aspek yang tak boleh dilupakan saat akan memulai. Bisnis. Modal bisa dari tabungan sendiri atau memperoleh pinjaman bank.

"Pandai-pandailah berteman dengan orang-orang perbankan. Biasanya mereka punya program budgeting untuk memberikan subsidi usaha kecil, mikro dan menengah," katanya.

Ia menambahkan, jika bisnis telah berjalan, jangan lupa memperluas marketing. Dipaparkannya, salah satu tips Dapur Cokelat yaitu rutin roadshow ke sekolah saat ulang tahun. Dengan mengunjungi sekolah, khususnya tingkat Sekolah Dasar, anak-anak mengetahui produknya dan mendapat pengetahuan baru.

"Anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penerus kita di masa depan. Jangan takut untuk berbagi pokoknya," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved