Begini Reaksi RSUD Lamaddukelleng Wajo Cegah Serangan Virus WannaCry
Server RSUD Lamaddukkelleng menggunakan Operation System (OS) Linux hingga tak berpotensi besar diserang virus
Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Mahyuddin
TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Tim IT bidang SI RSUD Lamaddukkelleng, Kabupaten Wajo, memutus seluruh ports yang mengantar jaringan ke Sistem Informasi RS
Tim IT bidang SI RSUD Lamaddukkelleng M Akil mengatakan, langkah itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Ransomware berjenis WannaCry.
"Kemarin kami di SI RS Lamaddukkelleng langsung diinstruksikan oleh direktur untuk tindakan antisipasi," ujar Akil kepada TribunWajo.com, Senin (15/5/2017).
Server RSUD Lamaddukkelleng menggunakan Operation System (OS) Linux hingga tak berpotensi besar diserang virus.
Baca: Perempuan PKS Dorong Kaum Adam Jadi Bupati di Wajo
"Tapi ada beberapa juga yang menggunakan windows, makanya itu tetap kita ambil tindakan," kata M Akil.
Meski tak diserang virus tersebut, tim IT rumah sakit akan tetap siaga.
"Tak menutup kemungkinan ada serangan tiba-tiba, jadi kita tetap siaga ini," ucap Akil.(*)