Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Semifinal Liga Champions

Menang 2-1, Juve ke Final, Mengulang Prestasi 2015

Monaco memperkecil kekalahan lewat sontekan striker muda, Kylian Mbappe, menit ke-69, memanfaatkan kemelut di depan gawang Gianluigi Buffon

Penulis: Insan Ikhlas Djalil | Editor: Insan Ikhlas Djalil
©AFP/Getty Images/UEFA.COM
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, ikut merayakan gol spektakuler Dani Alves ke gawang AS Monaco 

MAKASSAR, TRIBUN - Juventus melangkah ke final Liga Champions 2016-2017 setelah mengatasi perlawanan sengit AS Monaco 2-1 pada leg kedua semifinal di kandang sendiri, Juventus Stadium, Rabu (10/5/2017) dini hari Wita.

Dua gol kemenangan Juventus masing-masing dari sundulan striker jangkung Mario Mandzukic menit ke-33 dan tembakan spektakuler Daniel Alves dari luar kotak penalti di menit ke-44.

Monaco memperkecil kekalahan lewat sontekan striker muda, Kylian Mbappe, menit ke-69, memanfaatkan kemelut di depan gawang Gianluigi Buffon.

Juventus ke final dengan agregat meyakinkan, 4-1, setelah di leg pertama menang 2-0 lewat gol yang diborong Gonzalo Higuain.

Sehari sebelum pertandingan, pelatih Juventus, Massimo Allegri, mengatakan, Monaco akan memberi perlawanan hebat, sebab mereka kini tampil tanpa beban.

Prediksi Allegri benar. Monaco bukan hanya lebih agresif, tapi juga tampil dengan organisasi permainan yang lebih baik. 

Sebagai antisipasi, Allegri menurunkan gelandang asal Jerman, Sami Khedira, untuk menambah kokoh empat pemain di lini tengah.

Tapi, Khedira yang baru pulih dari cedera, hanya tampil 10 menit lalu digantikan Claudio Marchisio. 

Monaco lebih banyak menguasai bola dengan persentase 57 % berbanding 43 %.

Monaco juga lebih banyak mendapat peluang mencetak gol dari sepak pojok, 8 berbanding 6, namun Radamel Falcao dkk tidak mampu memaksimalkan peluang bola mati ini.

Tapi, dari shot on target, Juventus lebih unggul yakni 6 kali dan dua diantaranya berbuah gol.

Beruntung kiper Monaco, Danijel Subasic, mampu melakukan beberapa kali penyelamatan penting.

Sedangkan tembakan pemain Monaco hanya dua kali mengarah tepat ke gawang Buffon.

Keberhasilan Juventus ke final, mengulang prestasi tahun 2015. Ketika itu, mereka kalah 3-1 lawan Barcelona pada partai puncak di Kota Berlin, Jerman.

Juventus terakhir kali juara Liga Champions tahun 1996 setelah mengalahkan Ajax Amsterdam melalui adu penalti di Kota Roma. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved