Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

10 Hari Lagi, SLF Pasar Sentral Ditarget Selesai

"Kalau tak ada SLF-nya kami tidak yakin keamanannya,ini gunanya SLF supaya bisa diyakini masyarakat," katanya.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/SALDY
Kabid Penataan Bangunan dan Lingkungan Makassar, A Darmawagus 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Makassar yang tunjuk Wali Kota Makassar untuk mengecek kelayakan gedung baru New Makassar Mall atau Pasar Sentral menarget menyelesaikan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) Pasar Sentral pada 20 Mei 2017 mendatang.

DTRB Makassar melalui Kabid Penataan Bangunan dan Lingkungan Makassar, A Darmawagus mengatakan dalam waktu yang sangat singkat ini pihaknya akan merampungkan SLF untuk pasar tradisional terbesar di Makassar ini.

Suasana lapak pedagang Pasar Sentral Makassar dan jalanan rusak yang terletak di Jl Cokrominoto, Makassar, Selasa (9/5).
Suasana lapak pedagang Pasar Sentral Makassar dan jalanan rusak yang terletak di Jl Cokrominoto, Makassar, Selasa (9/5). (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Ia mengaku optimis bisa menyelesaikan SLF ini, karena tim SLF yang tergabung antara akademisi dan jajaran Pemkot Makassar sudah melakukan peninjauan ke Pasar Sentral.

"Kami berupaya semaksimal mungkin, agar SLF ini bisa selesai. Tentunya harapan kami Pasar Sentral bisa beroperasi sebelum ramadan," kata Kekeng, sapaan Andi Darmawagus.

Baca: Waduh, Lods di Pasar Sentral Sungguminasa Jadi Tempat Parkir

Baca: Bangunan Pasar Sentral Lama Runtuh, Pedagang Trauma

Ia menambahkan kegunaan SLF ini untuk meyakinkan pedagang dan masyarakat bahwa bangunan New Makassar Mall ini aman untuk dikunjungi atau dimanfaatkan untuk aktivitas jualan.

"Kalau tak ada SLF-nya kami tidak yakin keamanannya,ini gunanya SLF supaya bisa diyakini masyarakat," katanya.

Terpisah, Koordinator Tim SLF Dr Eng Ihsan mengatakan hasil tinjauannya dilapangan ada sejumlah hal mendesak yang harus diselesaikan oleh Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) selaku pengelola Pasar Sentral.

Adapun item yang mendesak itu pengoneksian genset, jalur evakuasi, menghadirkan penangkal petir, tangga dibasement harus diubah, dan basement harus memiliki tempat penampungan air agar tidak terjadi banjir saat musim hujan.

"Kalau item ini sudah hadir digedung itu, saya kira mereka layak dapatkan SLF. Tapi laporan terakhir mereka sudah bekerja," katanya.

Adapun yang di SLF-kan ini mulai dari lantai basement, dasar, 1 dan 2.

Sedangkan lantai 3 sampai 7 belum di tinjau.

Rencananya, setelah SLF keluar tim akan melakukan simuulasi di bangunan yang berkonsep in house ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved