Pilgub DKI Jakarta

Pernah 'Musuhan' Prabowo saat Pilpres, Inilah Sebab Anies Tiba-tiba Dipakai Lawan Ahok dan Menang

Setelah memastikan persetujuan Prabowo, Aksa telepon JK, minta penguatan.

Pernah 'Musuhan' Prabowo saat Pilpres, Inilah Sebab Anies Tiba-tiba Dipakai Lawan Ahok dan Menang
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta terpilih usungan Partai Gerindra, Anies Rasyid Baswedan. 

“Itu yang terjadi. Terus terang, Anies Baswedan ini yang mula-mula menjagokan Pak JK, dan Pak JK cukup cermat, buktinya jadi,” kata Amien di kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta, Rabu (3/5/2017) malam.

Cerita Amien senada dengan kisah diceritakan Aksa.

“Jadi Pak Prabowo itu awalnya tidak mau. Sampai jam dua subuh (pukul 02.00 WIB dini hari) saya bertemu Pak Prabowo, sejak jam sebelas seperempat (pukul 23.45 WIB). Pak Prabowo baru mulai berubah sekitar jam satu malam, setelah itu, jam dua subuh kita salaman, tanda jadi,” kata Aksa.

Setelah memastikan persetujuan Prabowo, Aksa telepon JK, minta penguatan.

“Waktu itu Pak JK di Amerika, ikut sidang PBB, di Amerika kan siang waktu itu. Saya telepon Pak JK, ‘Eh, telepon Pak Prabowo dan Imam (Presiden PKS Sohibul Imam)’. Lalu meneleponlah Pak JK ke Pak Prabowo dan Imam, bilang, kalau memang Anies kosong satu,” jelas Aksa.

Kamis lalu, Romahurmuziy juga mengungkap ungkap “lobi langitan” di balik kemenangan Anies dan Sandi.

Romi, sapaan Romahurmuziy mengungkap detik-detik nama Anies diajukan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Romi, nama Anies pertama kali diajukan oleh Aksa.

Peristiwa itu terjadi 1,5 bulan menjelang pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Anies pertama kali dibawakan kepada saya oleh Pak Aksa Mahmud untuk dimajukan sebagai cagub, sekitar 1,5 bulan sebelum pendaftaran Pilkada DKI," kata Romi.

Halaman
1234
Penulis: AS Kambie
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved