Pilgub DKI Jakarta

Pernah 'Musuhan' Prabowo saat Pilpres, Inilah Sebab Anies Tiba-tiba Dipakai Lawan Ahok dan Menang

Setelah memastikan persetujuan Prabowo, Aksa telepon JK, minta penguatan.

Pernah 'Musuhan' Prabowo saat Pilpres, Inilah Sebab Anies Tiba-tiba Dipakai Lawan Ahok dan Menang
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta terpilih usungan Partai Gerindra, Anies Rasyid Baswedan. 

Ikut mendengar cerita Aksa, antara lain, Prof Dr Esmi Warassi P, Prof Dr Ir Bambang Pramudono MS, Prof Dr Yos Johan Utama SH MHUm, Prof Dr Sugeng Wahyudi MM, Prof Dr Ir Sunarso MS, Prof Dr Ir Ambarianto Msc, Prof Dr Ir M Arifin MSC, Tarmizi Ahmad MBA PhD, Dr Ir Bambang Purwanggono Megn, dan DR Ing Asnawi ST.

Selain itu dari staf Sekretariat MWA dan rektorat, antara lain Arsiani Sulasmiwati MPd, Fawwas MMCDp, Budi Setiono, Herniwati Retnohandayani, Imam Nurcahyono, dan Fauzan Azimah.

Lobi Langitan

Perbincangan seputar kehadiran “tiba-tiba” Anies menjadi calon gubernur dipicu oleh pernyataan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, Selasa (2/5/2017).

"Dulu, terus terang, saudara Anies itu tidak ada yang mau. Ini saya buka rahasianya," kata Zulkifli.

Hanya saja, Zulkifli hanya menyebut peran sentral JK.

"Jam 12 malam sampai jam 1 pagi itu ada intervensinya Pak JK. Saya kan suka terus terang. Pak JK boleh enggak ngaku, saya dengar kok teleponnya. Pak JK lah yang meyakinkan sehingga berubah lah," kata Ketua MPR RI itu.

Prabowo akhirnya menyetujui Anies sebagai calon gubernur, kata Zulkifli, atas intervensi JK.

Pengakuan Zulkifli diperkuat oleh besannya, Amien Rais.

Ketua Dewan Kehormatan PAN itu mengakui, kemenangan Anies dan Sandi karena kecermatan JK.

Halaman
1234
Penulis: AS Kambie
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved