Sebulan, 250 Kontainer Semen Tonasa Dikirim ke Papua

Semen Tonasa melalui Pelindo IV melakukan pengiriman perdana sebanyak 60 kontainer semen ke Papua dari target 500 kontainer per bulan

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Langkah strategis dilakukan manajemen PT Semen Tonasa (Persero) di awal kuartal II tahun ini.

Usai meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pelindo IV, pendistribusian Semen Tonasa dari Pelabuhan Makassar ke Jayapura bakal ditingkatkan.

"Sebenarnya sudah lama kita kirim semen via container tetapi untuk beberapa perusahaan saja. Saat ini dengan adanya MoU dengan Pelindo IV yang memanfaatkan tol laut untuk pengiriman, sangat membantu kelancaran suplai semen ke Papua," kata Dirut PT Semen Tonasa, Andi Unggul Attas via telepon, Kamis (4/5/2017).

Selasa (2/5/2017) lalu, Semen Tonasa melalui Pelindo IV melakukan pengiriman perdana sebanyak 60 kontainer semen ke Papua dari target 500 kontainer per bulan, melalui Pelabuhan Makassar.

"Kalau sekarang Pelindo IV menjamin kelancaran space-nya, beda sebelumnya yang tidak menentu. Untuk awal baru diberi 60 container. 1 countainer sama dengan 24 ton. Berikutnya akan diberi 250 container perbulan namun bisa lebih dari itu," ujar lelaki berkacama itu.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung menambahkan Pelindo IV akan membangun konektivitas domestik di semua pelabuhan yang ada di Kawasan Timur Indonesia (KTI), untuk memudahkan masyarakat di wilayah ini mendapatkan barang kebutuhannya dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

“Konektivitas domestik di KTI selain berperan mengonsolidasi muatan domestik kebutuhan KTI, juga akan memperkuat jalur ekspor langsung (direct export) maupun direct call. Upaya Pelindo IV ini akan melengkapi angkutan bersubsidi Tol Laut yang dilakukan oleh PT Pelni. Bahkan untuk wilayah tertentu, kami akan bersinergi dengan PT Pelni,” jelas Doso Agung.

Menurutnya, Konektivitas Domestik sebagian telah dilakukan oleh PT Pelindo IV, di mana saat ini pihaknya sudah bekerja sama dengan salah satu perusahaan pelayaran lokal untuk membawa barang ekspor dan kebutuhan domestik Palu-Makassar-Palu serta Makaasar-Papua-Makassar berupa semen dan komoditas ekspor Papua ke Makassar.

“Hal ini mampu menekan disparitas harga semen yang terbukti kini mengalami penurunan sekitar 15 % dibandingkan kondisi sebelumnya. Biaya logistik dari dan ke Jayapura juga akan mengalami penghematan sekitar 40%. Selain itu, barang kebutuhan juga jadi cepat diterima oleh masyarakat karena adanya angkutan langsung ke daerah tujuan KTI,” tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved