Pengosongan Lahan Kampus Andi Djemma Palopo di Walenrang Berakhir Ricuh
Aparat Satuan Polisi Pamong Praja saling kejar-kejaran di sawah dengan warga yang melakukan perlawan.
Penulis: Desy Arsyad | Editor: Mahyuddin
TRIBUNLUWU.COM, WALENRANG - Pengosongan lahan untuk pembangunan Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo di Desa Kaliba, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, berakhir ricuh, Kamis (4/5/2017).
Warga setempat bersitegang dengan petugas yang dikerahkan untuk mengamankan pengosongan lahan tersebut, dengan alasan lahan tersebut ditanami padi.
Puluhan warga, baik kalangan anak-anak, remaja dan orangtua, berusaha menghalangi petugas yang akan menerobos lahan seluas 30 hektar dan akhirnya bentrok.
Aparat Satuan Polisi Pamong Praja saling kejar-kejaran di sawah dengan warga yang melakukan perlawan.
Baca: Mobil Xenia Tujuan Palopo Tabrak Pohon di Larompong, Satu Penumpang Meninggal
Dekan Fakultas Teknik Unanda Musafir Turu mengatakan, lahan tersebut adalah milik negara yang telah dihibahkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Luwu.
"Tanaman padi warga tetap akan kita kompensasi, yakni ganti rugi sesuai dengan harga jual padi," ujarnya.
Sekedar diketahui tanah milik Pemda Luwu tersebut telah dihibahkan ke Universitas Andi Djemma Palopo.(*)