Punggawa Berbagi Trik Sukses Pada Ratusan Pemuda se Sulsel

Guna mewujudkan itu, IYL banyak berbagi pengalaman. Termasuk bicara soal proses perjalanannya dari mulai sekolah, kuliah, berorganisasi

Punggawa Berbagi Trik Sukses Pada Ratusan Pemuda se Sulsel
HANDOVER
Ketua PMI Sulsel, Ichsan YL hadir saat Jambore Chapter V Abdi Merah Putih (AMP), Sabtu malam (15/4), di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA-Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel, Ichsan Yasin Limpo, ingin banyak remaja dan pemuda yang mempersiapkan diri untuk sukses sejak dini.

Atas dasar itu, ia tak sungkan berbagi trik dan cara menuju tangga kesuksesan.

Seperti yang ia lakukan saat membawakan materi di depan ratusan pemuda yang berasal dari berbagai kabupaten/kota yang sedang ikut menjadi peserta Jambore Chapter V Abdi Merah Putih (AMP), Sabtu malam (15/4), di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.

Punggawa sapaan akrab Ichsan Yasin Limpo saat memberikan materi, menyebut pemuda harus mempersiapkan diri sejak dini untuk mengambil estafet kepemimpinan di segala lining sektor.

Guna mewujudkan itu, IYL banyak berbagi pengalaman. Termasuk bicara soal proses perjalanannya dari mulai sekolah, kuliah, berorganisasi hingga masuk ke dunia politik.

Mencapai kesuksesan menurutnya, ada tiga hal yang mesti dijaga yakni kemampuan, komitmen dan konsisten.

"Jika tiga hal itu bisa dihadirkan secara berkesinambungan, maka kesuksesan tak akan jauh-jauh," katanya dalam rilis kepada Tribun, Minggu (16/4).

Ia juga banyak berbicara soal nasionalisme pada peserta jambore.

Menurut IYL yang juga penggagas Abdi Merah Putih, pemuda adalah kawa candra yang berada di depan untuk menjaga keberagaman bangsa.

"Nasionalisme harus terjaga dengan baik, bangsa ini harus kalian jaga bukan kalian jarah," pesannya.

Sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat membuka jambore, memesankan pada para kader Abdi Merah Putih untuk bersatu padu mendorong pemimpin yang peduli pada manusianya bukan pada benda mati.

Pasalnya, salah satu karakter pemimpin yang dibutuhkan saat ini adalah yang berkomitmen pada pembangunan sumber daya manusia, yakni pendidikan.(Adv)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved