Lurah Masale Akui Ada Aksi Minta Uang ke Warga di Kantornya, Ini Alasannya

Ia menegaskan jika hari-hari mendatang kebiasaan ini akan dihapuskan di kantor kelurahan yang ia pimpin.

Lurah Masale Akui Ada Aksi Minta Uang ke Warga di Kantornya, Ini Alasannya
TRIBUN TIMUR/SALDY
akun facebook Hilda Balqiz mengaku jadi korban pungli di Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang.

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Lurah Masale Hj Maemuna angkat bicara mengenai keluhan warganya, Hilda, yang diminta bayar Rp 200 ribu hanya untuk pengurusan keterangan domisili.

Hj Maemuna Sabtu (8/4/2017) membenarkan kejadian ini. Ia mengaku kejadian ini berlangsung sejak Januari lalu. Saat itu, dia (Hj Maemuna) baru saja dilantik menjabat Lurah di Masale.

"Ini kejadiannya sudah lama mi, baru-baruka itu di lantik. Waktu itu saya sementara beradaptasi dengan stafku," ujar Hj Maemunah.

Baca: Dikeluhkan Pungli, Lurah Masale Makassar Terancam Dievaluasi Wali Kota Danny

Baca: Warga Dimintai Rp 200 ribu, untuk Keterangan Domisili di Masale Panakkukang

Menurutnya, ada kebiasaaan yang tidak terpuji di Kelurahan Masale sebelum dirinya masuk menjabat Lurah di Masale.

Seperti yang dibeberkan Lurah Hj Maemunah, ada beberapa stafnya menjadikan sikap tak terpujinya sebagai kebiasaan.

Adapun caranya oknum itu untuk mendapatkan "pembeli pulsa" dari warga yakni dengan cara menyindir.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved