Prajurit TNI Bangun Jembatan untuk Warga Desa Banyuanyara Takalar
"Ini merupakan pendekatan sekaligus silaturahmi TNI kepada masyarakat melalui kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD),"
Penulis: Reni Kamaruddin | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNTAKALAR.COM, SANROBONE- Prajurit TNI bahu-membahu membangun jembatan di Desa Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone, Takalar, Jumat (7/4/2017).
Jembatan penghubung dua dusun, Dusun Tamajannang dan Dusun Bungun Barania.
Prajurit yang terlibat adalah gabungan Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Angkatan Laut.
Mereka dari Brigif Kostrad Raider, Kodim 1426/Takalar, Yon Zipur Jet 8/SMG.
Selain jembatan, sepanjang 700 meter pematang tambak dan sawah disulap menjadi jalan dan tanggul.
"Ini merupakan pendekatan sekaligus silaturahmi TNI kepada masyarakat melalui kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD)," kata Koramil 1426-06 Mappakasunggu Kapt Inf Ashar kepada Tribuntakalar.com.
Masyarakat sekitar juga ikut membantu dalam pengerjaan jembatan.
Target penyelesaian jembatan ini satu bulan.
"Saat ini pengerjaan baru tahap 15 persen, selama dua hari setelah pembukaan. Kita target selesai akhir bulan," ujar Ashar.
Kelak, jika jembatan rampung, warga sekitar tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk ke dusun lain atau ke Ibukota Takalar, Pattalassang. (*)