Sermani Steel Garap Pasar Ambon dan Papua
Di awal tahun ini, permintaan menurun. Belum lagi harga bahan baku naik yang berimbas naiknya harga seng.
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Produsen Seng, PT Sermani Steel memperluas pasar penjualannya. Dulunya hanya menggarap pasar Sulsel, kini akan menggarap pasar dibeberapa daerah di Indonesia Timur.
Seperti Ambon, tual, Baubau, Timika, Biak dan Sorong.
Baca: Investasi Rp 300 M, Sermani Buka Pabrik Seng dengan Ketebalan 0,7 Milimeter
"Kita memperluas pasar, hingga ke Papua, tentu untuk meningkat omzet penjualan," ujar Managing Director PT Sermani Steel Rudy Syamsuddin, saat ditemui di kantornya Jl Urip Sumoharjo Makassar.
Ia mengatakan kondisi pasar beberapa tahun ini kurang menggembirakan.
Baca: Sermani Steel Sabet Penghargaan Peduli Lingkungan
Di awal tahun ini, permintaan menurun. Belum lagi harga bahan baku naik yang berimbas naiknya harga seng.
Harga seng naik 10 persen. Yakni dari Rp5.300 per kaki menjadi Rp 5.950 per kaki.
"Permintaan memang lagi turun beberap tahun terakhir ini," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/managing-director-pt-sermani-steel-rudy-syamsuddin_20160121_232242.jpg)