Bocah di Pangala Toraja Utara Butuh Uluran Tangan Anda, Ini Penyakitnya
Awal mula penyakit saat Andi jatuh dari pohon jambu hingga mengalami luka robek dan pembengkakan pada alat kelaminnya tahun 2015 lalu
Penulis: Yultin Rante | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM, RINDINGGALLO - Kekuarangan biaya pengobtan membuat Andi (10), harus menahan sakit pada alat kelaminnya dan buang air kecil melalui testis.
"Kondisinya makin parah, dan kami keluarga tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi keuangan kami yang kurang. Sementara butuh puluhan juta biaya pengobatannya," kata kakak sepupu Andi, Seny, kepada TribunToraja.Com, Kamis (30/3/2017) siang.
Andi, bersama keluarganya tinggal di Dusun Gallung, Desa Pangala, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara.
Awal mula penyakit saat Andi jatuh dari pohon jambu hingga mengalami luka robek dan pembengkakan pada alat kelaminnya tahun 2015 lalu.
Dan pihak keluarga saat itu membawa Andi ke RSUD Lakipadada untuk dilakukan operasi.
"Dua tahun adik kami setelah operasi terpasang alat keteter, untuk bantu buang air kecil. Karena lama dan takut keteter bersatu daging, alat ini dicabut, membuat adik kami jika buang air kecil melalui testisnya," ujar Seny.
Andi hanya mampu terbaring lemah di tempat tidur karena untuk bergerak merasakan kesakitan.
Pendidikan Andi juga harus putus sekolah akibat penyakitnya.
"Kami mohon sekiranya ada donatur yang bisa bantu kami," tambah Seny.
Sementara Direktur RSUD Lakipadada, dr. Rudy Andilolo, menjelaskan tidak terjadi kesalahan operasi pada penanganan pasien Andi saat penanganan pertama kali.
"Waktu itu kami operasi pertolongan, dan kami sarankan kepada keluarga untuk dibawa ke Makassar, karena alat untuk rekonstruksi ureternya tidak ada di RSUD Lakipadada," ungkap dr. Rudy Andilolo.
Penangan penyakit Andi, dilakukan melalui operasi murologi untuk rekontruksi ureternya, dan hanya dapat dilakukan pada rumah sakit yang ada di Kota Makassar.
"Proses rekontruksi ureternya bukan sekali, tetapi dua sampai tiga kali operasi," tambah Rudy Andilolo.
Bagi masyarakat yang ingin membantu pengobatan Andi dapat menghubungi nomor kontak 085888607121.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/andi_20170330_182103.jpg)