Beli Mesin Pembangkit Tenaga Diesel, PLN Investasi Rp 400 Miliar
PLN akan melakukan pengadaan mesin baru bertenaga 67 Megawatt (MW) yang rencananya akan beroperasi Juli 2017.
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ardy Muchlis
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- PT Perusahaan Listrik Negara Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara bersiap menghadapi musim kemarau.
Musim kemarau biasanya berdampak produksi listrik berkurang di beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) seperti di Bakaru Pinrang karena volume air yang berkurang.
Hal ini berdampak pada defisit listrik di Sulsel yang berimpilkasi pada pemadaman bergilir.
Untuk mengantisipasi itu, PLN akan melakukan pengadaan mesin baru bertenaga 67 Megawatt (MW) yang rencananya akan beroperasi Juli 2017.
Baca: GM PLN Sulselrabar Berganti
Selain itu, dilakukan penyewaan mesin baru 75 MW yang akan beroperasi pada Agustus2017.
"Investasi pengadaan mesin dan sewa ini sekitar Rp 400 Miliar," Jelas General Manager Bob Saril kepada Tribun Timur, Rabu (29/3/2017).
Baca: GM PLN Sulselrabar Silaturahmi ke Gubernur Sulsel
Bob menjelaskan jika berkaca pada tahun sebelumnya, defisit listrik yang disebabkan musim kemarau terjadi pada minggu ke 39 atau sekitar bulan Agustus hingga Oktober.
Ini yang akan kita antisipasi dengan melakukan pengadaan sebelum musim kemarau
"Kita hanya bisa mengantisipasi pemadaman, mudahan musim kemarau datang sesuai prediksi kita," jelasnya.(*)