Pelaku UMKM Makassar Keluhkan Tingginya Pajak Restoran

Ketua Umum Asosiasi UKM Mutiara Timur Sulsel, Hasidah S Lipoeng mengatakan pajak ini cukup memberatkan pelaku UMKM.

Pelaku UMKM Makassar Keluhkan Tingginya Pajak Restoran
int
www.tribun-timur.com 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) Makassar keluhkan tingginya pajak restoran yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Makassar. Pajak restoran sebesar 10 persen dari omset.

Ketua Umum Asosiasi UKM Mutiara Timur Sulsel, Hasidah S Lipoeng mengatakan pajak ini cukup memberatkan pelaku UMKM.

"Pajak ini tentu memberatkan, terutama bagi pelaku usaha yang baru merintis usaha, tapi sudah dikenakan pajak. Ini bemtuk tidak mendukung pengembangan UMKM," Jelas Hasidah kepada Tribun Timur, Selasa (28/3/2017).

Asosiasi UKM Mutiara Timur beranggotakan sekitar 2400 UKM di Sulsel.

Hasidah melanjutkan, selain memberatkan, pihak Dispenda Kota Makassar juga tampak sewenang-wenang. Menurutnya berdasarkan laporan anggotanya, ada pemaksaan untuk mengisi formulir sebagai anggota wajib pajak.

Sementara belum ada sosialisasi kepada pelaku UMKM terkait hal ini.

"Harusnya ada sosialisasi dulu. Memberikan pemahaman kepada pelaku usaha," Jelasnya.

Ia pun telah melaporkan hal tersebut ke pihak Ombudsman Sulawesi Selatan terkait hal tersebut.

"Dalam waktu dekat kita ada pertemuan dengan Dispenda Makassar dengan dimediasi oleh Ombudsman," Jelasnya.

Tags
UMKM
pajak
Penulis: Alfian
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved