Kapolres Bulukumba Turun Temui Massa Syamsuddin
Usai Kapolres menyampaikan hal itu, selanjutnya massa kembali ke desanya di Desa Tibona, Kecamatan Bulukumpa.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
BULUKUMBA, TRIBUN - Kapolres Bulukumba, Sulawesi Selatan AKBP Kurniawan Affandy keluar dari Polres Bulukumba dan menemui keluarga almarhum Syamsuddin di depan Mapolres, Senin (27/3/2017).
Dia menjelaskan proses hukum yang sedang ditempuhnya sekarang terkait meninggalnya seorang tahanan di Polres bernama Syamsuddin kepada keluarga almarhum Syamsuddin yang sedang aksi demo di depan Mapolres Bulukumba.
Baca: Polwan Hadang Massa Syamsuddin di Bulukumba
Baca: Ada Tahanan Meninggal dalam Sel, Polres Bulukumba Didemo
"Kami minta Bapak, ibu adik-adik dan saudara-saudara saya bahwa berikan kepercayaan ke kami. Saat ini sedang berlangsung proses hukum dan sudah ada tujuh tersangka diduga terlibat penganiaya saat di dalam sel Syamsuddin," kata mantan Kapolres Bantaeng ini.
Usai Kapolres menyampaikan hal itu, selanjutnya massa kembali ke desanya di Desa Tibona, Kecamatan Bulukumpa.
Pada Minggu (26/3/2017) lalu Polres Bulukumba menetapkan enam tersangka penganiaya Syamsuddin hingga meninggal dunia.
Satu di antaranya adalah Polwan Polres Bulukumba bernama Bripda Fitriani. (*)