Polisi Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan TIK Disdik Parepare

Pihaknya sudah memeriksa sejumlah orang. Salah satunya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan TIK

Polisi Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan TIK Disdik Parepare
Dok. Google
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Kepolisian Resort (Polres) Parepare masih terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan media sistem teknologi dan informasi (TIK) di Dinas Pendidikan Kota Parepare.

Dugaan korupsi yang dilakukan dalam sejumlah perangkat keras diantaranya monitor dan kelengkapan komputer lainnya ini dibidik polisi lantaran terindikasi terjadinya mark up atau penyimpangan harga satuan barang.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Herly Purnama mengatakan kasusnya sementara berproses di Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Masih berproses," ujarnya, Jumat (24/3/2017).

Baca: Nikmati Malam di Parepare, Kapolda Sebut Seperti di Prancis

Baca: Dianggap Pintu Masuk Narkoba, Polda Sulsel Pantau Pelabuhan Nusantara Parepare

Pihaknya sudah memeriksa sejumlah orang. Salah satunya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan TIK ini,A msir. Mengenai rencana pemanggilan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam hal Kepala Dinas Pendidikan, Anwar Saad, Herly mengaku belum dipanggil dan nanti ada waktunya.

Sementara itu , PPK pengadana sistem TIK ini, Amsir membenarkan jika dirinya sudah dimintai keterangan oleh polisi.

"Kami sudah dimintai keterangan oleh penyidik polres. Jadi sekarang masih dalam proses,"terangnya.

Pengadaan media sistim TIK oleh Dinas Pendidikan Kota Parepare ini menelan anggaran Rp 1,5 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 lalu.

Pengadaan ini dibagi menjadi dua yakni untuk SMP Rp 750 juta dan SMA Rp 850 juta. Kasusnya sendiri sudah bergulir sejak pertengahan tahun 2016 lalu.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved